Brilio.net - Banyak profesi yang dalam perjalanannya akan bersentuhan dengan dunia kejahatan. Beberapa profesi itu di antaranya adalah tukang duplikat kunci dan pembuat pelat nomor kendaraan. Oleh karena itu, kedua profesi itu dipantau pihak kepolisian.

Kunci duplikat sering digunakan orang yang berniat jahat untuk mencuri kendaraan bermotor, juga membobol ruangan yang menyimpan barang berharga. Sedang, pelat kendaraan kerap kali digunakan untuk mengecoh polisi melacak kendaraan hasil kejahatan.

Menurut Wisnu, salah satu ahli kunci dari Yogyakarta, kebanyakan tukang kunci didatangi polisi untuk mencari info terkait kasus kejahatan. “Biasanya tanya kalau-kalau ada yang mencurigakan. Apalagi di kota-kota besar yang rawan kejahatan,” paparnya saat ditemui brilio.net, Jumat (17/4)

Pembuat pelat nomor kendaraan, Arif, mengakui hal senada. Dia juga sering didatangi polisi untuk jadi saksi kasus kejahatan apabila menyangkut pelat nomor buatannya. “Saya sih kalau orang minta dibuatkan pelat ya saya buatkan.

Kalau untuk kejahatan itu kesalahan penggunanya, tapi selama ini jarang sih. Kalau polisi datang biasanya untuk minta jadi saksi kasus saja,” kata pria paruh baya yang juga membuat berbagai macam stempel, letter, dan papan nama tersebut.

Loading...