×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Perkenalkan Das Salirawati, komika yang juga dosen kimia, keren!

View Image

0

BRILIO » News

Perkenalkan Das Salirawati, komika yang juga dosen kimia, keren!

foto: dokumen das salirawati

Biarpun mengajar Kimia, Bu Das ini orangnya lucu.

16 / 12 / 2015

Brilio.net - Profesi sebagai dosen kebanyakan identik dengan segala sesuatu yang serius. Apalagi kalau dosen ilmu-ilmu pasti seperti Matematika, Fisika, dan Kimia. Kebanyakan mereka identik dengan kesan serius, galak, dan enggan bercanda. Tapi, tentu tidak semua dosen itu selalu serius.

Seperti salah satu dosen yang mengajar di Universitas Negeri Yogyakarta, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, jurusan Kimia, Das Salirawati. Dia jauh dari kesan serius dan galak. Ia ceria dan selalu mengeluarkan kalimat-kalimat lucu.

Kalau kamu pecinta standup comedy, kamu pasti nggak asing dengan komika yang sering menggunakan nama panggung Wati Salsabila ini. Dia sudah malang melintang di dunia standup comedy sejak tahun 2013. Dia sering muncul di salah satu stasiun televisi yang sering menggelar acara standup. Videonya di Youtube juga sudah banyak ditonton orang.

"Awal kali standup di tv itu karena pernah ikut open mic di Liquid Cafe tahun 2013, Yogyakarta. Di sana ketemu salah satu orang tv yang langsung nawarin buat tampil di tv tersebut," ungkap Das Salirawati kepada brilio.net, Rabu (16/12).

Sejak saat itu, dosen yang akrab disapa Bu Das ini beberapa kali tampil di tv swasta tersebut. Ia banyak menuai pujian, komedinya segar dan profesinya sebagai dosen mengundang perhatian orang. Ia mengaku banyak emndapat ide komedi dari mahasiswa-mahasiswanya.

Loading...

"Ide itu datangnya dari macam-macam ya, kelakuan-kelakuan mahasiswa di kelas juga sering jadi ide," ungkap dia.

Das sendiri mengaku memang menyukai dunia lawak. Waktu kuliah S1 tahun 80-an dia pernah menjuarai kompetisi lawak antar mahasiswa se-DKI selama dua periode ketika kuliah di IKIP Jakarta. Dosen yang mengidolakan pelawak Timbul ini mengaku tetap mencintai mengajar Kimia meski juga sangat hobi membuat lawak.

"Tentu ngajar tetap yang utama, tapi standup juga tetap jalan soalnya kan lumayan hahaha," ungkap dia sambil bercanda.

Kini Das bisa mengantongi Rp 5 juta untuk 30 menit penampilan standup-nya di berbagai acara. Kepiawaianya meramu materi komedi di atas panggung membuat dia menjadi salah satu yang beruntung mendapat golden ticket SUCI (Stand Up Comedy Indonesia) 6. Tanggal 7 Desember lalu ia tampil di sebuah kafe di depan Indro Warkop dan mahasiswa-mahasiswanya.

"Tadinya waktu dari pihak Kompas telepon mau di kampus saja, tapi karena urusan birokrasi jadi batal lalu pindah ke sebuah kafe tempat teman saya. Saya tampil di depan Indro, dia memuji gaya melawak saya," ungkap Das.

Dosen Kimia berusia 50 tahun ini memang lucu, ketika diwawancara brilio.net pun ia banyak melawak. Das mengaku mendapat bakat lawak dari kedua orangtuanya.

"Keluarga saya semua suka bercanda, bapak dan ibu saya juga orang yang lucu. Kakak kedua saya juga lucu, pokoknya kami kalau kumpul ger-geran lah," terang dia.

Das juga banyak menggunakan jurus-jurus lawaknya di kelas. Ia mengaku mahasiswanya suka setiap kali ia menyisipi kuliah dengan lawakan-lawakan. Anak-anaknya juga senang, mereka tak pernah memprotes gaya melawaknya yang gila-gilaan.

"Mahasiswa senang sekali kalau saya ngelawak di kelas. Kalau anak-anak saya nggak pernah protes ya, mereka malah senang," terang dia.

Kalian penasaran dengan penampilan Das Salirawati? Tunggu saja agenda SUCI 6 di Kompas TV. Dijamin kalian semua akan terhibur. Nah, kalau berikut salah satu standup beliau yang sudah beredar di Youtube.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    75%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    25%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more