Brilio.net - Anak muda sering dituding hanya doyan foya-foya dan minim prestasi. Namun, tercatat masih banyak anak muda yang rela berjuang dan mengabdikan masa mudanya untuk memajukan pendidikan di pulau-pulau terdepan di Indonesia.

Meski mereka harus bertaruh nyawa, dengan kondisi ekstrem tempatnya mengabdi, hal tersebut tidak membuat nyali para pemuda ini ciut. Mereka tanpa pamrih berjuang demi kemajuan dan pemerataan pendidikan anak bangsa, meski nyawa menjadi taruhannya.

Mereka layak mendapatkan penghormatan dan setidaknya menjadikan bukti semangat positif melunasi janji kemerdekaan untuk mencerdaskan bangsa, masih menyala-nyala di kalangan anak muda Indonesia.

"Mereka adalah akar yang bekerja dalam senyap. Mereka adalah the silent hero. Semoga Allah menerima dan melipatgandakan pahala atas segala amalan baik mereka," tutur Abdullah Pandang, salah seorang pengurus program Sarjana Mendidik Tertinggal, Terdepan, Terluar (SM3T).

Berikut brilio.net rangkum para pemuda yang gugur dalam pengabdiannya untuk memajukan pendidikan di pulau terdepan di Indonesia, Selasa (17/11).

1. Slamet Prasetyo

2. Muhammad Isnaini

3. Winda Yulia

4. Geugeut Zaludiosanua

5. Heru Ferdy Ahmad

6. Rizky Susdianto

(brl/fen)

(brl/fen)