Brilio.net - Nomophobia atau no mobile phone phobia, dalam bahasa sederhananya suka gelisah saat kehilangan akses ke smartphone adalah jenis fobia baru yang menjadi topik menarik beberapa tahun terakhir.

Di Asia, di dalamnya termasuk Indonesia, tempat lahirnya tongkat selfie (konon ini produk lahir di Indonesia) dan emoji, kalangan psikolog mengatakan kecanduan smartphone meningkat pesat dan sudah mewabah hingga ke anak-anak muda, bahkan balita sekalipun!

Hasil studi baru-baru ini menyebutkan 72% dari hampir 1.000 pelajar di Korea Selatan, negara produsen salah satu merek smartphone terkemuka dunia, sudah memiliki smartphone sendiri. Mereka berumur antara 11-12 tahun dan menghabiskan rata-rata 5,4 jam sehari dengan gadget-nya. Dari hasil studi tersebut terungkap 25% anak-anak menunjukkan gejala ketergantungan kepada smartphone.

Studi menyebutkan sejumlah indikator penting yang dapat memperlihatkan anak-anak dengan mudah akan kecanduan smartphone.

Nomophobia, wabah yang menjangkiti anak-anak di Asia, waspada!

Loading...

Kecanduan mereka terhadap smartphone mulai mengkhawatirkan.