Brilio.net - Sudah menjadi agenda tahunan untuk memperingati Hari Tari Internasional yang jatuh setiap tanggal 29 April, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta atau yang juga dikenal dengan Solo kembali menggelar Festival Solo Menari 24 Jam yang dimulai pukul 05.00 WIB dan berakhir pada 05.00 keesokan harinya.

Event Tahunan yang pertama kali digelar pada 2006 tersebut pada tahun ini dipusatkan di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Diawali dengan arak-arakan para seniman lalu secara resmi dibuka oleh Rektor ISI Solo.

Berbagai pertunjukkan tari yang dipusatkan di Pendopo ISI juga dilangsungkan di tempat-tempat lain, seperti gedung-gedung teater ISI Solo, tiga mal yang ada di kota Solo dan Jalan Jenderal Sudirman, Solo.

Menariknya, pertunjukkan tari ini tak hanya diikuti berbagai daerah di Indonesia, negara-negara sahabat seperti Belanda, Hungaria, Kroasia, Myanmar, Kamboja, hingga Brunei Darussalam tahun ini juga tampil di Solo Menari.

“Tahun ini yang menyemarakkan sekitar 3000-an penari. Untuk negara-negara luar negeri kebanyakan dari mahasiswa yang belajar seni dan budaya di sini,” kata Maulana, salah seorang panitia kepada brilio.net, Rabu (29/4).