Brilio.net - Banyak masyarakat awam mengira jagal merupakan pekerjaan yang identik dengan orang-orang bertubuh besar dan garang yang mau melakukan pekerjaan tersebut. Tapi tahukah kamu di Desa Karanganom, Banguntapan, Bantul ada sekumpulan jagal cilik yang sudah biasa dengan pekerjaan tersebut.

Empat orang anak yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP tersebut memang sudah terbiasa untuk membantu Warso, juragan jagal kambing. 

"Sudah dari kelas 6 SD bantuinnya, biasanya pulang sekolah ganti baju langsung kesini," ujar salah satu anak tersebut.

Tangan-tangan belia keempat bocah tersebut terlihat gesit dan cekatan saat melakukan pekerjaan. "Dibagi-bagi kerjanya, ada yang bagian bersihin kepala dan kaki, potong daging dan ada juga yang ke kali bawa brodot (jerohan)," ujarnya.

Saat ditanya kenapa harus dibersihkan di sungai, kepada brilio.net bocah itu mengaku itu adalah salah satu teknik yang dipelajarinya dari Pak Warso. 

Loading...

"Soalnya harus air mengalir bersihin brodotnya, kalo pake air kran susah untuk bersih dan jadi bau sekali kalo tidak cepat" ungkapnya.

Tidak ada tekanan saat mereka melakoni pekerjaan tersebut, bahkan sambil bersendau gurau dan sesekali Warso melempar candaan untuk keempat bocah tersebut.

Warso mengaku dia tidak pernah memaksa keempat bocah itu untuk bekerja. Bahkan dia sering mengingatkan kepada anak-anak tersebut untuk terus mengutamakan sekolah dan membantunya saat semua urusan sekolah sudah selesai.