×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Fachri, anak pembantu yang lulus kuliah dengan jadi kurir fotokopi

View Image

0

BRILIO » News

Fachri, anak pembantu yang lulus kuliah dengan jadi kurir fotokopi

Lahir dari keluarga yang sangat sederhana ternyata tak membuat seorang anak berhenti bermimipi bisa menuntut ilmu tinggi.

29 / 04 / 2015

Brilio.net - Lahir dari keluarga yang sangat sederhana ternyata tak membuat seorang anak berhenti bermimipi bisa menuntut ilmu tinggi. Begitu juga yang dilakukan oleh Fachri Zulkifly. Meskipun orangtuanya hanya berprofesi sebagai pembantu, terbukti dia bisa menyelesaikan kuliahnya di Universitas Airlangga, jurusan Ilmu Perpustakaan.

Pria asal Lamongan ini menuturkan bahwa jalannya untuk bisa berkuliah di salah satu universitas bergengsi di Jawa Timur ini tak lepas dari adanya beasiswa. Dia berhasil mendapat beasiswa BUMN dimana SPP selama kuliah 8 semester gratis alias cuma-cuma.

Meski begitu, Fachri juga harus tetap banting tulang mengingat dia harus membiayai hidupnya di Surabaya seorang diri. Tak mungkin bagi dirinya tetap meminta uang saku dari orangtuanya yang juga tengah mengalami kesulitan perekonomian. Berbagai pekerjaan sampingan pun rela dilakoni demi bisa bertahan hidup di kerasnya kota Surabaya.

“Saya pernah jualan sambel, jualan handphone stok lama hingga jualan item-item game online,” ungkapnya kepada brilio.net, Rabu (29/4). “Saya juga sering ikut seminar gratis sekedar berharap dapat jajanan gratis buat ngirit.”

Cobaan datang menerpa Fachri di tahun 2013, sang ibunda tercintanya meninggal akibat liver. Karena hal itu jugalah yang membuat kuliah Fachri sedikit molor. Akhirnya demi menutupi biaya SPP serta biaya hidup di saat beasiswa sudah habis, Fachri menyambi menjadi kurir fotokopi.

Loading...

“Saya jadi kurir fotokopi selama hampir setahunan. Tugasnya setiap kali ada cetakan buku dan sebagainya, saya yang antarkan ke pemesannya,” tutur Fachri. “Alhamdulillah, per minggunya dapat Rp 100.000."

Meski bersatus sebagai mahasiswa, Fachri mengaku tak malu harus menjadi seorang kurir fotokopi. “Saat itu hanya ada kesempatan bekerja itu saja. Saya orangnya mengalir, apapun yang bisa memberikan manfaat ke orang lain saya lakukan,” pungkas Fachri.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    100%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more