Brilio.net - Mempunyai sahabat yang memiliki hobi sama memang sangat menyenangkan. Apalagi jika persahabatan dengan hobi yang sama itu bisa diubah menjadi sebuah prestasi.

Hal itu dirasakan pasangan sahabat Ghazwu Fikril Haq (14), siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dan Andika Muhammad (15), siswa SMA 18 Surabaya. Keduanya mempunyai hobi yang sama yakni bermain robot. Dari hobi yang sama itu, mereka akhirnya bisa meraih berbagai prestasi kompetisi robot.

Fikril bercerita jika persahabatan dengan hobi yang sama itu awalnya tak disengaja. Saat masih kelas 3 SD Muhammadiyah 4 Surabaya, mereka berdua termasuk siswa yang dipanggil kepala sekolah untuk diikutkan kontes robot. Padahal saat itu mereka berdua belum mengerti tentang robot.

"Karena kita mau, kita kemudian dilatih untuk ikut kontes robot," terang Fikril saat ditemui brilio.net di ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2015 di Universitas Islam Indonesia (UII), Rabu (19/8).

Fikril menjelaskan meskipun baru pertama kali ikut, tim SD Muhammadiyah 4 Surabaya mampu menyabet banyak juara.

"Dari situ kita tertarik untuk menekuni dunia robot, terlebih sekolah juga mendukung dengan adanya ekstrakurikuler robot," terang Andika.

Kegemaran bermain robot pun berlanjut hingga SMP. Mereka berdua memutuskan untuk bersekolah di SMP yang sama. Tak disangka, mereka juga dipasangkan menjadi satu tim oleh guru robotika untuk ikut kompetisi.

Fikril bercerita jika saat SD, mereka berdua masih belum sering mendapatkan juara. Tapi karena sering berlatih, peningkatan selalu terjadi saat duduk di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

"Saat kelas 7 meraih juara 9, kelas 8 meraih juara 5, kelas 9 meraih juara 3, dan saat kelas 9 akhir kita bisa meraih juara 1 antar sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur," terang Fikril.

Selain itu, Andika pada ajang IISRO 2014 di Malaysia juga meraih juara 1 Line Tracer Robot dan juara 2 Low Cost Robot. Tapi saat itu mereka tak berpasangan karena Fikril berhalangan ikut kompetisi.

Karena sudah begitu mencintai robot, mereka biasa menghabiskan waktu sehari-hari untuk mengotak-atik robot. Tak jarang Fikril juga sampai menginap di rumah Andika ataupun sebaliknya. Saking cintanya dengan robot, mereka sampai pernah ikut kompetisi robot yang pelaksanaannya 2 hari sebelum Ujian Nasional.

"Saat itu dipanggil guru, ditawari ikut lomba, kita juga bingung karena pelaksanaannya kok dua hari sebelum UN," kata Fikril yang kini duduk di kelas X SMA.

Setelah meminta izin dari orangtua, mereka berdua akhirnya mengikuti lomba robotika antar sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur itu. Tak disangka mereka akhirnya meraih juara 1.

Meski saat ini mereka tak bersekolah di SMA yang sama, tapi mereka tetap bisa menjadi satu tim untuk mengikuti kompetisi IISRO 2015 ini.

Beruntung SMA Muhammadiyah 2 Surabaya tempat Fikril sekolah dan SMA 18 Surabaya tempat Andika bersekolah sangat mendukung keikutsertaannya ini. Dalam IISRO 2015 ini mereka bertanding dalam kategori Transporter Robot yang mempunyai misi untuk memindahkan dan menumpuk barang dari posisi satu ke posisi lain.