Brilio.net - Satu keluarga asal Garut, Jawa Barat ini bisa menjadi inspirasi tentang kisah kesetiaan, kebersamaan. Tak mau ditinggal suami/ayah merantau, istri dan anaknya bersama-sama malah ikut merantau.

Tak tanggung-tanggung kisah kebersamaan keluarga ini, tak ingin suami/ayah berjuang sendiri memenuhi kebutuhan, keluarga yang merantau ke Jogja ini sama-sama ikut menjalankan profesi sebagai tukang sol sepatu.

Jadilah, ayah, anak dan istri dalam satu keluarga tersebut bersama-sama menjadi tukang sol sepatu. Keluarga Pak Heri ini mengaku ingin menjalani kebersamaan di manapun mereka tinggal.

Ido, salah seorang anak, menuturkan bahwa keluarganya sudah bertahun-tahun mengandalkan keahlian memperbaiki sepatu menjadi sumber penghasilan utama dalam perantauannya.

"Kalau pagi saya mengantar adik sekolah, ayah dan ibu menjaga kios," kata Ido kepada brilio.net, Kamis (25/6).

Kebiasaannya membantu sang ayah memperbaiki sepatu, membuatnya terampil melayani pelangan. Namun saat ini, ia harus berjaga seorang diri di kios sederhananya, karena ayah dan ibunya sedang merawat sang adik yang sakit.

"Adik sedang sakit, jadi ayah dan ibu di rumah," ujarnya, sembari menjahit sepatu yang rusak, di kios sol sepatunya di Jl. Kaliurang, Yogyakarta.

Meski susah, mereka tak ingin dipisahkan, mereka lebih memilih bersama dalam satu keluarga, meski hanya hidup dalam kesederhanaan, mereka mampu berbagi peran dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.