Brilio.net - Suatu kali raja Aaron memanggil Abu Nawas untuk diberi tugas mencari sebuah jimat yang mampu menihilkan rasa sakit oleh sebab apapun. Abu Nawas sempat berpikir sejenak dan menjawab esok hari dia akan langsung mendapatkannya.

"Besok?" tanya raja tak percaya.

"Ya, saya berjanji besok sudah mendapatkannya, Yang Mulia" sahut Abu Nawas.

Keesokan harinya Abu Nawas datang ke istana untuk menunjukkan jimat yang sudah diperolehnya kepada Raja Aaron. Jimat itu berupa kain putih.

"Ini dia, Yang Mulia. Jika seseorang mengikatkan kain ini di sekitar pinggangnya maka dia akan mendapat kekuatan gaib. Tak akan ada yang bisa melukai tubuhnya," tutur Abu Nawas.

Loading...

"Buktikan padaku Abu!" pinta sang raja.

"Baiklah, paduka. Saya akan mengikat kain di sekitar pinggang paduka lalu biarkan para penjaga memukuli paduka dan paduka tidak merasakan sakit sedikit pun," tutur Abu Nawas.

Raja menolak dan meminta supaya jimat itu dicobakan kepada Abu Nawas yang langsung disambut kelitan dari Abu Nawas. Abu menyebut jika dirinya yang dicobakan tentu saja bisa melakukan kebohongan agar sang raja percaya. Dia bisa mengatakan tidak sakit sama sekali meski pun sebenarnya merasakan derita.

Abu Nawas lantas menawarkan untuk mencobakan pada tentara. Raja tidak menyetujuinya karena beranggapan bahwa jimat itu tidak sungguhan sehingga khawatir tentaranya akan jadi korban.

"Tenang, paduka. Saya memiliki tentara sendiri," ucap Abu Nawas yang langsung menuju sebuah pohon di lapangan. Abu Nawas melingkarkan kain putihnya di batang pohon. Dia lantas mengambil secarik kertas dari kantongnya dan menuliskan kata "TENTARA".

Abu Nawas lalu menunjukkan kertas itu ke orang-orang sambil menunjuk kata yang ditulisnya itu. "Apa ini?" tanya Abu Nawas pada orang-orang.

"TENTARA!" jawab mereka serempak.

Abu Nawas menyelipkan "tentara" itu di antara kain dan batang pohon. "Sekarang lempar apapun kepada tentara itu!" teriak Abu Nawas.

Orang-orang jadi kebingungan. Abu Nawas pun melemparkan sendiri sebuah batu pada tentara itu, lalu diikuti orang-orang.

"Lihatlah, Yang Mulia. Tentara itu tidak mengeluh sama sekali. Dia tidak merasa sakit sedikit pun!" bisik Abu Nawas pada sang raja.

BACA JUGA:

Abu Nawas hampir digantung gara-gara mau terbang

Abu Nawas dan telur unta untuk obat Raja

Kecerdikan Abu Nawas selesaikan persoalan pembagian kambing

Kisah Abu Nawas yang dikalahkan oleh untanya

Kisah Abu Nawas yang ingin memindahkan masjid

Cerita Abu Nawas sukses mengakali tuan tanah yang kikir

Abu Nawas berhasil membungkus matahari