Brilio.net - Gerhana Matahari Total (GMT) yang mencakup wilayah Indonesia pada Rabu (9/3) kali ini merupakan fenomena langka. Tak heran banyak orang yang ingin mengabadikan GMT ini. Perlu kamu ketahui, GMT termasuk jarang terjadi. GMT hanya bisa terjadi kalau:

(1) Terjadinya fase bulan baru (new moon)

(2) Posisi bulan dekat dengan node lunar atau matahari

(3) Posisi bumi, bulan, dan matahari sejajar dalam garis lurus

(4) Bulan di posisi perigee (titik terdekat dengan bumi dan dalam tahap ini bulan tampak lebih besar)

Loading...

Nah, memangnya berapa lama sih, normalnya GMT berlangsung? GMT dapat berlangsung dalam rentang beberapa detik sampai 7,5 menit.

Terus, GMT kapan saja ya, yang memiliki waktu terlama? Berikut rangkuman gerhana matahari, baik GMT maupun bukan terlama, sebagaimana dikutip brilio.net dari livescience dan Time and Date, Rabu (9/3).

BACA JUGA: Jutaan ton sampah yang mengular di sungai ini gemparkan dunia

1. GMT pada 1302 Sebelum Masehi (SM)

Dicatat oleh sejarawan China, GMT pada waktu ini berlangsung selama 6 menit 25 detik. Karena matahari merupakan simbol kaisar, maka gerhana dipandang sebagai peringatan kepada pemimpin. Sebagaimana tercatat dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Astronomical History and Heritage, setelah terjadinya gerhana, seorang kaisar akan makan makanan vegetarian dan melakukan ritual untuk menyelamatkan matahari.

2. GMT pada 763 Sebelum Masehi (SM)

GMT ini terjadi pada zaman kerajaan Assyrian, sekarang Irak. GMT berlangsung selama lima menit. Catatan kuno dari kerajaan ini menyebutkan gerhana ini dikaitkan dengan pemberontakan kota Assyrian, menunjukkan orang-orangnya sedang menghubungkan dua kutub pemikiran mereka sendiri.

3. GMT kala kelahiran Nabi Muhammas SAW (569 Masehi)

Alquran menyebutkan bahwa fenomena gerhana mendahului kelahiran Nabi dan Rasul terakhir dalam agama Islam ini. Sejarawan kemudian mengukuhkan pernyataan bahwa GMT kala itu terjadi selama 3 menit 17 detik pada tahun 569 M.

4. GMT pada 1133 Masehi

GMT ini terjadi ketika Raja Henry I Inggris, putra dari William the Conqueror, meninggal dunia. GMT berlangsung selama 4 menit 38 detik. Sejarah mencatat bahwa setelah terjadinya kematian ini, kerajaan Inggris terlempar ke dalam sebuah kekacauan dan perang saudara memperebutkan tahta kerajaan.

5. GMT pada 1919

Kalau tahun-tahun sebelumnya GMT diyakini sebagai kehendak Tuhan, maka pada tahun ini GMT dilihat dari sisi ilmu pengetahuan. Para fisikawan sudah menyoroti GMT. GMT pada tahun 1919 ini terjadi selama 6 menit 51 detik. Fisikawan mengukur pembengkokan cahaya dari bintang-bitang ketika melewati matahari dalam jarak dekat. Penemuan ini dikonfirmasi oleh teori Albert Einstein tentang relativitas umum, yang menggambarkan gravitasi sebagai pembengkokan ruang dan waktu.

6. GMT pada 22 Juli 2009 (abad XXI)

GMT ini berlangsung selama 6 menit 39 detik, mencakup wilayah India, China, dan beberapa negara Asia.