Brilio.net - Usia tua maupun tubuh yang sudah renta tak membuat berkurangnya semangat nenek-nenek ini untuk tetap eksis di dunia hiburan tanah air. Berbagai pentas mereka lakoni mulai dari acara komedi hingga sinetron.

Berikut nenek-nenek yang masih enerjik di layar televisi seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (3/4):

1. Laela Sari

Ini 4 nenek yang tetap eksis dan enerjik di dunia hiburan Indonesia

Nenek kelahiran tahun 1935 ini mengawali karirnya sejak berusia 15 tahun melalui film layar lebar berjudul Kembang Katjang. Laela Sari dikenal sebagai nenek yang sudah melewati tiga dekade jagat hiburan Indonesia, meski kehidupannya masih tetap memprihatinkan. Di usianya yang menginjak 79 tahun, dia masih harus tinggal di rumah kecil dengan 7 anggota keluarganya.

Loading...

2. Aty Cancer

Ini 4 nenek yang tetap eksis dan enerjik di dunia hiburan Indonesia

Nenek Aty sebenarnya sudah memulai debutnya sebagai bintang film sejak tahun 1971 lewat film 'Dunia Belum Kiamat'. Namun namanya mulai melejit ketika dia membintangi sebuah film berjudul 'Emak Ingin Naik Haji' pada tahun 2010. Berkat perannya tersebut, nenek kelahiran 1971 ini meraih penghargaan sebagai artis terbaik dalam ajang Indonesia Movie Awards.

3. Mpok Atik

Ini 4 nenek yang tetap eksis dan enerjik di dunia hiburan Indonesia

Pemilik nama lengkap Atiek Riwayati dikenal karena sikap latahnya di televisi. Namanya mulai melejit saat membintangi sinetron 'Gerhana'. Di usianya yang mencapai 59 tahun ini, Mpok Atik masih tetap eksis di berbagai sinetron dan film seperti Bidadari Takut Jatuh Cinta, Emak Ijah Pengen ke Mekah dan Pocong Pasti Berlalu.

4. Almarhum Mpok Nori

Ini 4 nenek yang tetap eksis dan enerjik di dunia hiburan Indonesia

Almarhum Mpok Nori atau Nuri Sarinuri boleh dibilang sedikit terlambat mengawali karirnya. Beliau baru melejit lewat acara komedi Opera Van Java. Meski begitu, Mpok Nori tetap menghibur dunia hiburan Indonesia dengan logat Betawinya yang khas. Mpok Nori tutup usia pada Jum'at (3/4) pukul 07.40 WIB di Rumah Sakit Pasar Rebo Jakarta Timur.