Brilio.net - Dokumentasi sebuah sejarah puluhan tahun silam bisa diketahui oleh orang-orang saat ini. Hal itu terlihat dari Pameran Foto bertajuk "70th RI: Histori Masa Depan" yang diselenggarakan oleh Galeri Foto Jurnalis ANTARA (GFJA) di Bentara Budaya Yogyakarta, 5-12 Desember 2015.

Acara yang terselenggara berkat kerja sama dengan Museum Militer Bronbeek Arnhem Belanda, Yayasan Bung Karno, dan sejumlah kurator tamu dari berbagai disiplin itu memuat foto-foto langka dan pernik kehidupan masyarakat, khususnya di era awal-awal periode mempertahankan kemerdekaan Indonesia tahun 1954-950 yang merupakan sejarah terpenting dari proses pembentukan dan kelahiran Republik Indonesia.

Pameran itu menjadi menarik karena sebagian besar foto-foto yang ditampilkan belum banyak dipublikasikan ke khalayak umum. ANTARA, sebagai kantor berita yang lahir dari rahim perjuangan bangsa, tentu punya sejarah panjang dalam setiap pergerakan yang ada di Indonesia.

Pameran ini menjadi istimewa karena selain dilakukan peluncuran buku dengan judul yang sama, juga disertakan pameran augmented reality berbasis android. Pameran augmented reality dengan materi "24 Jam 17 Agustus" dan "13 untuk 17" yang berupa 13 foto detik-detik Proklamasi bisa dinikmati dengan mengunduh aplikasi yang ada pada PlayStore Android.

Penasaran dengan foto-foto pada "Pameran Foto bertajuk 70th RI: Histori Masa Depan" di Bentara Budaya Yogyakarta tersebut? Berikut 28 foto yang brilio.net himpun Senin (7/12).

1. Presiden Soekarno dan Moh. Hatta yang menjadi delegasi RIS ke Den Haag tiba di Kemayoran, Jakarta 3 Januari 1950. (IPPHOS - Antara Foto).


2. Fatmawati sedang menjahit sang saka Merah Putih di ruang belakang Pegangsaan Timur 56 Jakarta. (Koleksi bambang Eryudhawan).


3. Peringatan 5 tahun Kemerdekaan RI di Istana merdeka yang untuk pertama kalinya dilaksanakan bagi pemerintah Indonesia, Jakarta 17 Agustus 1950. (IPPHOS - Antara Foto).


4. Soekarno-Hatta saat peringatan 5 tahun Kemerdekaan RI di Istana merdeka yang untuk pertama kalinya dilaksanakan bagi pemerintah Indonesia, Jakarta 17 Agustus 1950. (IPPHOS - Antara Foto).


5. Suasana peringatan 5 tahun Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (IPPHOS - Antara Foto).


6. Tugu Petir setinggi 17 meter di mana Soekarno dulu membacakan teks proklamasi. Tempat yang dulu merupakan kediaman Bung Karno di Pegangsaan Timur 56 itu kini menjadi Monumen Proklamator Jakarta.


7. Agus Salim berbincang dengan salah satu pembesar KNIL pada resepsi pembubaran tentara kerajaan Hindia Belanda, Jakarta 25 Juli 1950. (Koleksi Museum Bronbeek).


8. Seusai upacara penyerahan kedaulatan di Jakarta, 27 Desember 1949. (IPPHOS - Antara Foto).


9. Moh. Hatta saat penandatanganan surat penyerahan kedaulatan Indonesia di Istana Dam Amsterdam, 27 Desember 1949. (National Archief).


10. Jenderal Sudirman diterima Presiden Soekarno dan Moh. Hatta serta Ibu Fatmawati di Istana Negara setibanya dari bergerilya. Yogyakarta, 10 Juli 1949. (IPPHOS-Koleksi Museum Mandala Bhakti Kodam IV Diponegoro).


11. Presiden Soekarno meninjau Kapal Oranje, 27 Mei 1950. (IPPHOS - Antara Foto).


12. Presiden Soekarno dan Fatmawati sedang bersantai di sebuah desa, Juni 1947. (IPPHOS - Antara Foto).


13. Rancangan artis pada perangko yang direncanakan akan digunakan untuk pengumpulan dana kemerdekaan, 1 Desember 1945. (Koleksi Indra Kusuma).


14. Orang Indonesia kembali ke Tanah Air dari Belanda, Jakarta 2 Januari 1947. (IPPHOS - Antara Foto).

FOTO-FOTO BERIKUTNYA LEBIH DRAMATIS, PERNIKAHAN SANG PAHLAWAN, KLIK NEXT

2 dari 2 halaman


15. Pengantin Revolusi , Bung Tomo dan Sulistina, 19 Juni 1947. (IPPHOS - Antara Foto).


16. Presiden Soekarno dan Wapres Moh. Hatta tiba kembali di Yogyakarta dari perasingan di Bangka. Di belakang Soekarno adalah AG Pringgodigdo yang membawa bendera Merah Putih. Yogyakarta 6 Juli 1949. (IPPHOS - Antara Foto).


17. Wartawati beraksi dalam peringatan hari Ibu, 22 Desember 1947. (IPPHOS - Antara Foto).


18. Suasana saat Batalion Kosasoh dari Divisi Siliwangi tiba setelah melakukan operasi penumpasan dalam peristiwa Madiun. Yogyakarta, 12 Desember 1948. (IPPHOS - Antara Foto).


19. Komik tentang gerilya dibuat oleh HB Angin dari organisasi Pusat Tenaga Pelukis Indonesia. Yogyakarta 2 Desember 1947. (Koleksi B. Beem untuk Museum Bronbeek).


20. Presiden Soekarno tengah berbicara dengan pedagang di kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta, Desember 1947. (IPPHOS - Antara Foto).


21. Atas: Jenderal Sudirman sedang berpose dengan pimpinan TNI. tampak Jenderal Mayor Djokusuyono, Laksamana Muda Nazir, Jenderal Mayor Sutomo, Letnan Jenderal Urip Sumohardjo dan Komandor S. Suryadarma. Yogyakarta 3 Juni 1947. Bawah: kegiatan Angkatan Laut Republik Indonesia di Malang, Oktober 1946. (IPPHOS - Antara Foto).


22. Jenderal Sudirman, Panglima Besar TNI dalam periode revolusi kemerdekaan. (IPPHOS-Koleksi Museum Mandala Bhakti Kodam IV Diponegoro).


23. Perawat dari Palang Merah Indonesia bertugas di medan perang. Lokasi diduga di Jawa Tengah. (IPPHOS - Antara Foto).


24. Plumbungan, Jawa Timur pada 11 Mei 1946. (Hugo Wilmar-Nederland Instituut voor Militaire Historie).


25. Serdadu Belanda memperlihatkan foto Presiden Soekarno yang disita dari rumah yang dicurigai sebagai gerilyawan Indonesia. Lukisan tersebut dibuat berdasarkan foto Mendur bersaudara. Cirebon, 27 Juli 1947. (Koleksi Museum Bronbeek).



26. Perangko peringatan satu tahun Republik Indonesia yang terinspirasi dari foto prajurit mengamati medan pertempuran yang diabadikan oleh Mendur bersaudara. (Perangko koleksi Indra Kusuma).


27. Mendarat di Bangkalan Madura, 1947. (Koleksi Museum Bronbeek).


28. Bincang santai di kediaman Soekarno sebelum Sjahrir (kiri) diangkat sebagai PM RI pertama. Di sebelah kanan tampak Moh. Hatta, Oktober 1945. (IPPHOS - Antara Foto).