Brilio.net - Pada tahun 1961, saat manusia berhasil dikirim ke luar angkasa, menjadi awal terbukanya pengetahuan manusia tentang jagat raya yang sangat luas. Delapan tahun berselang, manusia berhasil menginjakan kakinya di bulan yang kemudian menjadikan penjelajahan ke luar angkasa adalah sesuatu yang mungkin terjadi.

Setelah berhasil mendarat di satelit bumi, rasa penasaran manusia terhadap jagat raya semakin tinggi. Hingga muncul pertanyaan adakah planet lain yang bisa di huni selain bumi? Bertahun-tahun manusia berada di stasiun luar angkasa untuk mendeteksi hal tersebut. Bagaimana jika benar kalau ada planet lain yang dapat dihuni selain bumi?

Gliese 581d merupakan salah satu planet yang mengorbit bintang katai merah 581. Bintang katai merah juga sering disebut dengan nama red dwarf yang memilih subu di bawah 400 derajat kelvin.

Planet glise 581d dinobatkan sebagai salah satu planet yang dapat dihuni. Gliese 581d adalah planet yang letaknya 20 tahun cahaya dari bumi. Orbitnya sendiri berada di zona goldilicks milik red dwarf. Pertimbangan planet ini dapat dihuni berasal dari penelitian astronomi bahwa permukaan planet tersebut cukup basah dan memiliki suhu yang hangat.

Seperti yang dilansir dari daily galaxy, Jumat,(15/5), penelitian yang dipublikasikan di Astrophysical Journal Letters, menyebutkan bahwa Gilese 581d ternyata memiliki massa tujuh kali lipat massa bumi dan ukurannya lebih besar dua kali lipat dari bumi. Jumlah massa yang tidak beda jauh itu dikarenakan letaknya yang sama seperti bumi yang berada di zona goldilocks. "Keadaan atmosfir yang memiliki kepadatan karbon dioksida dapat menyebabkan planet berukuran bear, iklim di Gliese 581d yang hangat memungkinkan terbentuknya samudera, hujan, dan awan," ujar seorang peneliti National Centre for Science Research (CNRS).

Loading...

Gliese 581d pertama kali ditemukan pada tahun 2007. Pada awal mula Planet Gliese 581d tidak diperhitungankan sebagai planet yang dapat ditinggali, sebab diprediksi dari pergerakannya hanya setengah dari bagian planet tersebut yang akan mendapatkan cahaya matahari.

Beberapa waktu berselang, Robin Wordworth dari CNRS membuat hasil penelitian yang berbeda bahwa planet tersebut tetap hangat meski tidak keseluruhannya disinari matahari. Suhu hangat dapat diperoleh dari kandungan CO2 yang padat dan suhu hangat dari bintangnya.

Untuk mendarat di Planet Gliese 581d membutuhkan waktu yang cukup lama, berkisar 300 tahun, sehingga sampai hari ini belum ada astronot yang diutus untuk menjelajah ke sana. Belum lagi untuk mendekati Gliese 581d membutuhkan teknologi roket canggih dengan kecepatan hampir mendekati kecepatan cahaya.