×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Cerita Dirut Sarinah, tenangkan 1.000 karyawan begitu teror terjadi

View Image

0

BRILIO » News

Cerita Dirut Sarinah, tenangkan 1.000 karyawan begitu teror terjadi

Dirut PT Sarinah Persero Ira Puspadewi. (foto: brilio.net/Islahuddin).

Menghadapi keadaan krisis seperti serangan teror pada Kamis (14/1) perlu sikap yang tenang, tidak panik.

(brl/swh)

15 / 01 / 2016

Brilio.net - Menghadapi keadaan krisis seperti serangan teror pada Kamis (14/1) perlu sikap yang tenang, tidak panik, melakukan tindakan yang aman dan tidak membahayakan diri. Pada keadaan ini juga perlu pemimpin yang kuat dan bisa membuat keadaan kondusif, sehingga tidak menimbulkan korban yang lebih banyak.

Dirut PT Sarinah Persero Ira Puspadewi, mengaku memberikan instruksi yang tegas kepada karyawannya agar tidak panik. Pada saat kejadian, Ira berada di kantornya yang terletak di lantai 10 Gedung Sarinah bersama sekitar 200 karyawan yang rata-rata perempuan.

Pada saat terdengar bom, para karyawan berkumpul bersamanya. Pada saat itu dia meminta kepada para karyawan untuk tidak panik, tidak turun ke lantai bawah karena menjadi sasaran bom atau tembakan nyasar. Selain meminta karyawan tidak turun, dia juga meminta mereka menjauhi jendela.

“Coba bayangkan kalau mereka berhamburan ke bawah, bisa saja terkena bom. Yang lebih bahaya lagi adalah tembakan yang arahnya bisa acak. Kalau di dalam masih bisa terlindungi oleh tembok,” kata Ira.

BACA JUGA: Curhatan anak Martuani, polisi yang bertugas di Sarinah, bikin mewek

Loading...

Dalam keadaan genting seperti itu, Dirut memang menjadi penanggung jawab utama dalam mengambil tindakan tepat. Dalam menentukan langkah yang akan diambil Dirut tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan gedung. Instruksi itu tidak hanya diberikan kepada karyawan yang ada di lantai 10, namun juga semua karyawan Sarinah yang mempunyai jumlah total sekitar 1.0000 orang. Ira mengaku saat itu dia seakan mendapatkan kekuatan untuk memberikan instruksi kepada para karyawannya. Padahal mungkin jika pada keadaan normal dia tidak bisa mempunyai nyali sebesar itu.

Hal lain yang menurut Ira sangat membanggakan adalah optimisme para karyawan dan tidak adanya ketakutan di dalam diri mereka. “Saat selesai kejadian para karyawan bertanya ‘Apakah besok kita tetap masuk?’ pertanyaan ini merupakan wujud ketegaran mereka, karena mereka tidak bertanya ‘Apakah besok kita akan libur’,” jelas Ira yang menyatakan bahwa ini adalah wujud keberanian warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya dalam menghadapi teror.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    100%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Tags

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more