×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Arnold Glowsky, penjaga warnet yang kini punya management artis

View Image

0

BRILIO » News

Arnold Glowsky, penjaga warnet yang kini punya management artis

Jika tidak berusaha, tidak pernah tahu setangguh apa dirimu.

20 / 11 / 2015

Brilio.net - Namaku Arnold Glowsky. Lahir di Dumai, Riau 26 tahun yang lalu. Aku lahir di keluarga sederhana, tapi itu nggak membuat aku berhenti bermimpi. Aku punya cita-cita menjadi penyanyi, akhirnya memutuskan hijrah ke Jakarta tahun 2010. Menurutku ini pilihan yang sangat sulit. Sebenarnya aku sudah cukup sukses jadi publik figur di kampung sendiri, Riau.

Dulu setelah lulus sekolah aku bekerja membantu saudara menjaga internet cafe. Awalnya hanya sebuah pekerjaan yang dipandang sebelah mata tapi akhirnya membuat aku bisa meraih mimpiku menjadi seorang entertainer.

Lewat bantuan seseorang akhirnya aku menapakkan kaki pertama di Bandara Soekarno Hatta. Teman itu aku dapatkan dari kenalan melalui jejaring Facebook. Sebenarnya pada saat itu aku diundang seorang produser asal Indonesia Timur. Setelah beberapa hari berlalu, ternyata produser gadungan itu malah memperalatku demi keuntungan dirinya sendiri. Banyak juga korban yang diundang dan ke Jakarta dan bernasib sama sepertiku.

Sempat aku berpikir mengakhiri saja mimpi ini. Sepertinya mimpi ini nggak mungkin tercapai oleh pemuda kampung sepertiku. Meskipun aku memiliki bakat dan cukup terkenal di daerah, nggak membuatku sukses melawan kejamnya Jakarta. Lalu mungkin nasib mujur masih berpihak kepadaku. Entah bagaimana aku dipertemukan seorang Event Organizer (EO) sehingga akhirnya aku bekerja sebagai marketing di sana.

Meski sudah punya pekerjaan tetap, tapi aku masih ingin mewujudkan mimpiku. Beberapa waktu berjalan karena satu dan lain hal, aku mencoba keberuntungan lain.

Loading...

Dari sekian kali percobaan, akhirnya aku bisa bekerja di sebuah label musik asal Tangerang. Di sana aku mulai belajar seperti apa memanage artis dan kinerja sebuah perusahaan label. Beberapa bulan aku habiskan di situ sampai kemudian aku memutuskan untuk membuka management musik sendiri.

Perusahaan itu aku dirikan besama teman di Villa Japos, Ciledug, Tangerang. Itu tidak bisa lepas dari bantuan investor yang mau mendanai aku dan temanku. Namun mungkin belum rezeki, lagi-lagi ada halangan, temanku mengadu domba aku ke investor hingga akhirnya semua aset ditarik. "Gagal lagi, gagal lagi.." keluhku.

Di saat aku merasakan karirku berada di titik jenuh, aku memutuskan untuk pulang ke kampung halaman. Sesampainya di Riau, aku diterima bekerja menjadi supervisor di salah satu perusahaan yang terkemuka di sana. Namun karena mimpiku sudah menjadi ambisi dan masih belum terwujud, seakan ada saja alasan untuk kembali ke Jakarta.

Tiga bulan bekerja di perusahaan itu, aku mendapat panggilan dari seorang produser musik dan sutradara film asal Singapura. Ia menawarkan akomodasi dan tiket pesawat untuk segera ke Jakarta.

Setelah beberapa bulan kembali lagi di Jakarta, aku bisa menjabat divisi management artis di production house asal Singapura itu. Lagi-lagi keberuntungan belum berpihak kepadaku. Aku tidak mendapatkan gaji selama 6 bulan, akhirnya aku memutuskan berhenti dari perusahaan itu. Lagi-lagi, aku hanya bisa terdiam dan menyesal.

Tapi aku selalu berusaha bangkit. Kali ini aku mulai ikut-ikutan casting. Aku mulai banyak mendapatkan tawaran jadi host dan syuting di tahun 2012. Walaupun belum mempunyai nama besar tapi setidaknya aku memiliki keyakinan bahwa setiap orang yang berusaha pasti akan ada jalan.

Tahun 2012 juga, aku bertemu dengan sahabat lama dan memutuskan membentuk management artis. Management ini lebih fokus ke olah acting dan presenter, terlebih karena teman lamaku ini adalah mantan model majalah era 90-an. Dalam perjalanan 3 tahun berkiprah ini, total hampir 100 talent yang belajar di kelas acting yang kami dirikan bersama itu. Di situ pula aku dipertemukan dengan seorang musisi kenamaan yang memiliki visi yang sama. Bersamanya aku merilis single yang berjudul "Lelah".

Aku kini melakoni pekerjaan antara lain Host Utama FIM Rising Star 2012, Pekan Raya Jakarta Stand MLD 2012, Acara Launching Stella Band, Tabligh Akbar ANTV 2013, Live TV Streaming KS Record 2015. Selain itu aku juga mendapatkan Nominasi Shorty Awards 2014 sebagai The Best Vocalist.

Aku punya pesan kepada seluruh anak muda yang memiliki mimpi selalu berusaha dan belajar dari kegagalan. Jika kamu tidak terus berusaha maka kamu tidak akan pernah tau setangguh apa dirimu.

Cerita ini disampaikan oleh Arnold Glowsky melalui telepon bebas pulsa Brilio.net di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapapun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidakberuntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    75%

  • Ngakak!

    25%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more