Brilio.net - Pergantian tahun selalu identik dengan perayaan. Ada yang menggelar pesta kembang api di pusat-pusat kota, ada yang asyik bakaran jagung bersama kawan, dan ada yang naik gunung dan menikmati pergantian tahun di puncak.

Sayangnya, sering kali justru yang terjadi perayaan yang berlebihan. Menanggapi hal ini, pihak keamanan di berbagai wilayah Indonesia sudah mewanti-wanti untuk menghindari perayaan berlebihan. Misalnya saja konvoi ugal-ugalan di jalan atau petasan dan kembang api yang berlebihan bisa membahayakan dan berakibat fatal.

Berikut 10 kasus fatal yang bisa terjadi kalau kamu lalai dalam perayaan tahun baru yang dirangkum brilio.net, Selasa (29/12).

1. Kebakaran

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: www.smithsonianmag.com

Pada perayaan tahun baru yang lalu,  dua rumah di Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar, Sulawesi Selatan ludes terbakar. Api berasal dari petasan yang dimainkan saat malam tahun baru.

2. Organ tubuhmu bisa putus

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Perayaan tahun baru tahun lalu di Bogor, Jawa Barat, jari-jari dua orang warga nyaris putus karena petasan. Kamu nggak mau kan tangan atau kakimu putus gara-gara petasan?

3. Kecelakaan

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: zululandobserver.co.za

Tentu saja kalau kamu konvoi di jalan raya dengan ugal-ugalan bisa menyebabkan kecelakaan. Kecelakaan di malam tahun baru merupakan yang sering terjadi. Nggak perlu ugal-ugalan biar dibilang keren di jalan pas tahun baru ya karena bisa membahayakan nyawa orang lain.

4. Kota yang menjadi sangat kotor

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: 360.here.com

Banyak sekali orang berkumpul di pusat-pusat perayaan. Ada yang membawa terompet, makanan, minuman. Sayangnya, membuang sampah sembarangan masih susah buat dihilangkan. Jadinya kota sangat kotor dan membutuhkan waktu untuk membersihkannya.

5. Kecopetan

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: www.manahotels.in

Berdesak-desakan dengan banyak orang, kamu harus tetap waspada. Kamu nggak mau kan jadi korban copet saat asyik merayakan tahun baru. Seperti pengakuan Intan Martasari. Gadis asal Magelang ini pernah kehilangan handphone saat merayakan tahun baru di Yogyakarta.

"Nggak tahu gimana, pokoknya HP di saku ilang. Malah aku tahunya pas udah di rumah, soalnya emang nggak ngecek sih," ungkap dia kepada brilio.net.

6. Ditangkap polisi

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: www.mirror.co.uk

Berniat merayakan tahun baru dengan mabuk-mabukan? Mending segera batalkan karena kamu malah bisa ditangkap sama polisi. Merayakan tahun baru dengan hal-hal negatif malah bakal merugikan kamu sendiri.

7. Kemalingan

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: www.nydailynews.com

Pastikan rumahmu terkunci ketika kamu dan keluargamu pergi merayakan pergantian tahun. Jangan sampai kalian pulang-pulang justru mendapati rumah kalian yang kemalingan.

8. Kehilangan orang kesayangan

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: www.cnn.com

Hal ini juga nggak diinginkan. Untuk itu, pastikan kamu dan orang-orang terkasihmu merayakan tahun baru dengan bijak. Jangan sampai karena terlalu berlebihan dan emosional, misal, mengendarai mobil pas mabuk setelah pesta tahun baru, menjadikan tahun barumu malah berakhir dengan duka.

9. Kanker (Kantong Kering)

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya... foto: achieveproperty.com

Menghambur-hamburkan uang dalam satu malam harus diperhitungkan. Jangan sampai kamu harus utang karena duitmu habis untuk bersenang-senang semalam.

10. Gagal bersenang-senang

10 Kasus fatal jika berlebihan merayakan tahun baru, waspada ya...
foto: metro.co.uk

Yap, kalau kamu malah harus mengurusi segala sesuatu yang diakibatkan kelalaian di malam tahun baru, sudah pasti kamu malah gagal menikmati pergantian tahun. Perayaan itu selalu boleh karena hak segala bangsa, tapi jangan berlebihan dan membahayakan diri sendiri dan orang lain ya.