Brilio.net - Yogyakarta merupakan salah satu kota wisata yang selalu punya daya tarik tersendiri. Mulai dari wisata candi, berjemur di pantai, mendaki gunung, rafting di sungai, semuanya selalu jadi pilihan untuk memanjakan wisatawan. Tak hanya wisata alam, kota yang akrab disapa dengan Jogja ini juga punya beberapa museum yang menyimpan benda peninggalan sejarah dan budaya serta sumber ilmu pengetahuan.

Nah, tapi sayangnya selama ini museum selalu diidentikkan dengan sesuatu yang kuno dan membosankan. Bahkan beberapa museum relatif sepi pengunjung karena kondisinya yang kurang terawat. Peduli akan keadaan tersebut, Tonny Oscar membentuk komunitas Piknik Museum pada tanggal 28 Desember 2013. Saat itu, kunjungan pertama kali komunitas itu adalah Museum Dirgantara, bersamaan dengan acara PiknikKoin teman-teman Coin A Chance Yogyakarta.

Komunitas ini muncul karena minimnya jumlah kunjungan ke museum setiap tahunnya. Selain itu untuk memberikan kesan menyenangkan dan alternatif hiburan ke masyarakat, berupa jalan-jalan ke museum.

"Komunitas Piknik Museum dibuat untuk mengajak semua teman, kerabat, keluarga dan para onliners untuk kembali rajin mengunjungi museum," kata Tonny saat ditemui brilio.net, beberapa waktu lalu.

Meski masih terbilang komunitas baru, Piknik Museum mendapatkan respons yang postif dari masyarakat terutama para netizen. Komunitas ini menjadi fasilitator bagi teman-teman yang sejatinya berniat berkunjung ke museum tapi terkendala tidak memiliki teman.

Loading...

Setiap satu bulan sekali, komunitas Piknik Museum rutin mengunjungi museum dan mengadakan bincang seru terkait isu terkini seputar museum dan sejarahnya. Piknik Museum sudah mengunjungi beberapa musuem di Yogyakarta. Di antaranya Musuem Dirgantara, Museum Mainan Anak Kolong Tangga, Museum Sonobudoyo, Museum Wayang Kekayon, Museum Affandi, Museum Batik dan Museum Sandi.

Informasi dan berita update tentang kegiatan komunitas ini bisa kamu simak melalui media sosial Twitter, akun @piknikmuseum dengan tagar #NgobrolMuseum. Ada juga grup WhatsApp yang bisa digunakan untuk berbagi hal apa pun soal komunitas ini. Kamu bisa langsung menghubungi nomor kontak Piknik Museum atau dengan mention akun Twitter komunitas ini.

"Selama kunjungan kami berusaha semenyenangkan mungkin, dengan memberikan gimmick berupa games/trivia. Selain itu, kami juga menyediakan tour guide selama kunjungan," jelasnya.

Tertarik untuk bergabung? Silakan datang, bawa uang secukupnya untuk tiket masuk museum, dan yang lebih penting bawa senyum ceria dan berbahagialah berkumpul dengan teman-teman baru.