Brilio.net - Payudara kendur merupakan salah satu masalah kecantikan yang umum dialami sebagain besar wanita. Ada banyak penyebabnya seperti faktor usia, masalah hormonal, hingga akibat penurunan berat badan, dan kadang-kadang kenaikan berat badan.

Melakukan perawatan khusus payudara akhirnya menjadi hal yang harus dilakukan para wanita untuk mencegah payudara kendur atau membuatnya kembali kencang. Ditambah dengan memilih makan sehat dan minum banyak air serta melakukan beberapa latihan dada dan pijat payudara.

Ada banyak krim pijat untuk payudara yang kini tersedia di pasar dan dapat digunakan untuk meningkatkan kekencangan payudara. Akan tetapi bahan kimia yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, kamu harus menggunakan perawatan alami untuk mengobati masalah ini.

Namun sebelum kamu akhirnya menyerah pada obat untuk mengatasi payudara kendur. Penting untuk memahami mitos dan fakta tentang payudara kendur. Pasalnya, banyak pula wanita yang masih percaya mitos tetang payudara kendur sehingga perawatan mahal sekalipun tak akan maksimal.

Mitos tentang payudara kendur dan bagaimana faktanya akan membantu kamu untuk mengetahui lebih banyak tentang payudara kamu sendiri, seperti dilansir brilio.net dari Boldsky, Sabtu (12/12) berikut ini.

Loading...

1. Latihan khusus payudara bisa cegah payudara kendur

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Ingat, ini mitos karena tak ada otot di payudara. Sehingga nggak ada latihan khusus untuk payudara agar tetap kencang. Akan tetapi, ada latihan untuk bagian dada yang bisa membuat daerah payudara ikut menjadi kencang. Misalnya push up untuk membentuk payudara dan mengurangi timbunan lemak berlebih di sekitar dada. Atau melakukan angkat beban untuk mengencangkan daerah sekitar dada dan payudara.

2. Payudara kendur karena menyusui

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Ini adalah mitos yang paling umum dari payudara kendur. Ketahuilah, menyusui nggak akan menyebabkan payudara kamu jadi kendur. Kendurnya payudara dipengaruhi oleh penurunan berat badan setelah melahirkan dan juga perubahan hormonal pasca melahirkan.

3. Memakai bra bisa mencegah payudara kendur

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Mitos lain yang umum tentang payudara kendur adalah memakai bra bisa mencegah payudara kendur. Hal ini tidak benar, penggunaan bra nggak akan memengaruhi kencang atau tidaknya payudara wanita. Namun, dengan menggunakan bra yang pas untuk payudara kamu memang bisa menyokong payudara yang kendur.

4. Ukuran payudara kecil nggak akan kendur

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Kendurnya payudara tidak ditentukan oleh ukurannya. Payudara kecil pun bisa kendur. Jadi ini adalah mitos. Semua tergantung pada banyaknya lemak dan jaringan di payudara yang menentukan apakah payudara kamu bakalan melorot atau nggak. Jika lebih banyak lemak dan jaringan, maka lebih rentan mengalami payudara kendur.

5. Merokok nggak menyebabkan payudara kendur

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Ini adalah mitos. Merokok justru bisa menyebabkan payudara wanita kendur karena kandungan berbahaya dari rokok bisa memecah serat kolagen dan elastin payudara. Elastin adalah protein yang membantu kulit tetap fleksibel dan elastis. Kolagen dan elastin inilah yang menjaga payudara wanita tetap kencang.

6. Mempertahankan postur tubuh nggak bisa membantu payudara tetap kencang

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Tidak, ini mitos. Postur tubuh kamu memainkan peran penting dalam pengencangan payudara. Ketika kamu menurunkan bahu kamu ke depan, payudara kamu akan dikenakan gaya gravitasi yang dapat membuat payudara jadi melorot.

7. Sekali payudara kamu kendur, kamu nggak bisa berbuat apapun lagi!

Menyusui bikin payudara kendur? Itu cuma mitos!

Ini hanya mitos karena kamu bisa memuat payudara kamu kencang dan ketat dengan menggunakan beberapa pengobatan terbaik. Makan makanan sehat, pijat dengan minyak, minum banyak air dan melakukan beberapa latihan dada bisa kamu lakukan untuk mendapatkan kembali payudara kencangmu.