Brilio.net - Banyak orang tidak mengunjungi ahli penyakit kaki, kecuali kalau mereka sudah memiliki masalah serius dengan kaki mereka. Namun menurut Anthony Weinert, ahli penyakit kaki dari Michigan, menyatakan bahwa kaki bisa memberitahu banyak tentang kesehatan secara keseluruhan.

Dikutip brilio.net dari laman mnn.com, Minggu (10/5), berikut penjelasannya.

1. Menghilangnya rambut di jari kaki, pertanda terjadinya sirkulasi yang buruk.
Folikel rambut tidak memiliki cukup sirkulasi penuh sehingga mereka mengelupas. Kejadian ini seringkali disertai dengan suhu kaki dingin.

Nah, lebih jauh lagi, gejala ini bisa terkait dengan penyakit pembuluh darah, paling sering yaitu arteriosklerosis. Arteriosklerosis merupakan pengerasan arteri yang membawa darah dari jantung ke ujung kaki.

Melemahnya kerja jantung ini menyebabkan sirkulasi peredaran darah terganggu, maka tak heran suhu kaki dingin. Maka, seseorang yang mengalami ini harus segera periksa ke dokter terkait.

2. Jari kaku mengujung, pertanda masalah paru-paru, jantung, atau gastrointestinal (lambung dan usus)
Mungkin kamu akan lebih paham ketika melihat foto berikut.

Mengungkap kesehatan kamu dari kondisi kaki

Jadi, maksud poin ini adalah seseorang memiliki kuku kaki yang tidak normal dari biasanya. Para kalangan medis menyebutnya clubbing digital.

Bentuk kuku kaki seperti itu bisa menjadi sinyal bahaya kesehatan beberapa organ vital dalam tubuh. Maka, segera periksa ke dokter ahli kalau sudah menunjukkan gejala seperti itu.

3. Kaki terasa 'terbakar', pertanda neuropati (mati rasa)
Sensasi terbakar di kaki biasanya disebabkan oleh beberapa jenis masalah dengan saraf. Neuropati merupakan istilah umum yang menunjukkan disfungsi saraf.

Penyakit seperti diabetes, kekurangan vitamin, dan efek samping obat-obatan bisa menjadi penyebabnya.

Langkah pertama harusnya menentukan penyebab neuropati tersebut. Jika tidak ada penyebab dapat diidentifikasi, ini disebut neuropati perifer idiopatik. Obat dapat diresepkan untuk mengurangi nyeri neuropatik dan sensasi terbakar.

4. Mati rasa, pertanda diabetes
Ahli penyakit kaki sudah melakukan berbagai jenis pengujian saraf untuk memeriksa sensasi tajam dan tumpul pada pasiennya. Orang dengan sensasi mati rasa, mungkin diabetes karena dampak gula tinggi pada saraf sehingga saraf tidak berfungsi dengan baik.

Namun, kalau kamu merasakan mati rasa tapi kadar gulamu normal, mungkin kamu salah dalam posisi duduk yang membuat kakimu 'berusaha keras' menopang berat tubuhmu. Cara mengatasinya cukup mudah, kamu bisa menggeliat sejenak dan dikompres sehingga bisa kembali seperti keadaan semula.

5. Kuku kaki rapuh, pertanda kekurangan vitamin
Kuku kaki yang rapuh bisa menandakan kekurangan vitamin A dan D. Vitamin D sendiri, bersamaan dengan kalsium dan magensium, merupakan kebutuhan kuku yang sehat.

"Jumlah vitamin D yang cukup dapat diperoleh dari paparan sinar matahari sehari-hari atau dengan menngonsumsi suplemen sehingga dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan meningkatkan magnesium dalam tubuh," ujar Afsaneh Latifi, ahli penyakit kaki Manhattan.

Kurangnya asam lemak esensial juga dapat menyebabkan kondisi peradangan di sekitar kuku, yang pada gilirannya membuat kuku lemah dan rapuh.

Beberapa kondisi penyakit medis yang memiliki gejala kuku rapuh adalah Raynaud's disease hipotiroidisme, kondisi paru-paru, TBC, dan Sjogren's syndrome.

6. Kaki terasa sakit, merah, dan bengkak pada jempol kaki menjadi pertanda dari Gout
Gout terjadi ketika ada sejumlah tinggi asam urat, biasanya dari diet, baik itu minum banyak anggur, makan banyak keju, atau daging merah.

Pasien dengan gout bisa saja memproduksi asam urat berlebihan atau justru di bawah normal.

Nah, untuk mengatasinya, Weinert biasanya menyuntikkan kortison pada pasiennya. Kemudian pasien dianjurkan makan diet rendah purin dan minum obat yang direkomendasikan untuk pencegahan.

7. Kram, pertanda dehidrasi dan kalium rendah
Kaki kram seringkali cenderung karena dehidrasi dan kalium rendah. Kalau kamu sering mengalami masalah ini, dianjurkan makan pisang sebelum olahraga berat dan minum banyak air sebelum dan sesudah olahraga. Jangan lupa lakukan peregangan kaki sebelum tidur.

8. Kuku kaki tidak beraturan, pertanda psoriasis
Banyak orang yang mengalami psoriasis, yaitu jari dan kuku memiliki lubang-lubang kecil. Selain itu, 3/4 dari mereka yang menderita psoriatic arthritis, jenis arthritis yang berhubungan dengan psoriasis yang mempengaruhi sendi, juga memiliki kuku bopeng. Selain itu juga kuku tebal, kuning atau kecokelatan.

Untuk mengatasinya, langsung saja periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Selain itu iringi dengan diet dan perubahan gaya hidup.

Nah, guys, periksa kembali kaki kamu, ya.