Brilio.net - Kamu suka mengonsumsi yoghurt? Sering kali kita mendengar ada kandungan probiotik di dalamnya. Nah, apa sih, probiotik itu?

Dilansir brilio.net dari laman Huffington Post, Jumat (15/5), probiotik merupakan sejenis jamur, bakteri, dan mikroorganisme hidup lainnya yang 'ramah'. Probiotik dipercaya memiliki fungsi menyeimbangkan ekosistem di dalam usus dan mengobati kondisi kesehatan yang misalnya saja terkena diare sampai flu. Namun begitu, kalangan ilmuwan masih belum memastikan apakah semua jenis probiotik benar-benar berguna seperti itu atau tidak.

Dalam sebuah penelitian terbaru tentang suplemen probiotik oleh ConsumerLab.com, evaluator independen produk kesehatan dan gizi, lima dari 19 suplemen probitoik telah diteliti, ternyata hanya sekitar 16%-56% saja probiotik yang 'diakui'. Dari yang sedikit diakui inilah kamu bisa mempertimbangkannya dari tiga hal berikut.

1. Belajar tentang jenisnya

Beberapa perusahaan produsen olahan probiotik mengklaim bahwa semakin banyak kandungan jenis probiotik, maka semakin bagus. Padahal belum tentu.

Loading...

Para peneliti belum mencapai konsensus tentang campuran jenis probiotik yang pas. Tapi kalau kamu mau tahu jenis probiotik apa yang memang bagus untuk tubuh adalah Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus reuteri, Saccharomyces boulardii atau bifidobacteria. Mereka adalah mikroba yang mampu melawan infeksi. Malah, beberapa uji klinis membuktikan jenis Lactobacillus mampu membantu kesembuhan signifikan untuk vaginosis bakteri, infeksi yang memengaruhi hampir 30% wanita usia 14-49 tahun.

2. Periksa potensi

Tidak ada aturan pakem pada keampuhan atau potensi dari dosis penggunaan probiotik. Para peneliti menemukan bahwa jenis yang berbeda dari bakteri dapat efektif pada tingkat yang berbeda. Salah satu studi menunjukkan, misalnya, dosis mulai 5.500.000-50.000.000.000 unit bakteri dapat mengobati atau mencegah penyakit pencernaan tertentu.

3. Periksa kemasan

Ketika kamu membeli suplemen probiotik (yang terbuat dari organisme hidup yang dapat dengan mudah mati di rak), carilah yang bersegel kemasan blister. Dengan kemasan jenis ini, suplemen akan aman dari panas, cahaya, dan kelembaban.