Brilio.net - Pizza sudah menjadi bagian dari lidah orang Indonesia. Banyak juga gerai atau tempat nongkrong yang menyediakan menu Italia ini. Bahkan rasanya pun bermacam-macam, ada yang masih original dari negara asalnya atau sudah dimodifikasi untuk memuaskan lidah orang lokal.

Ternyata makan pizza tidak hanya urusan perut saja. Cara memakannya pun bisa dijadikan patokan untuk menggambarkan kepribadian seseorang.
 

Doyan pizza? Yuk cari tahu kepribadianmu lewat cara makannya

Berikut adalah tipe karakter orang berdasarkan cara makan pizza yang dijelaskan oleh ahli body language Patti Wood yang dikutip oleh brilio.net dari Vice, Rabu (2/9).

1. Melipat potongan pizza sebelum dimakan
Banyak orang yang melakukan kebiasaan seperti ini saat makan pizza. Mungkin karena potongannya yang besar atau mencegah jatuhnya topping. Jika kamu mempunyai kebiasaan seperti ini artinya kamu berkarakter multi-tasker. Kamu bisa melakukan dua atau tiga hal dalam satu waktu.

Selain itu, cara makan pizza dengan melipatnya menunjukkan pribadi yang menyukai tantangan. Bahkan jiwa traveling dari orang ini sangat tinggi. Jadi, jika kamu mempunyai rencana liburan, ajaklah orang seperti ini. Dijamin tidak bisa bosen.

2. Yang hanya makan toppingnya saja
Agak aneh memang orang yang seperti ini. Keju yang meleleh dan rasa yang nendang dihindari bagi penyuka topping. Mereka hanya fokus apa yang di atas roti pizzanya. Terlalu pemilih memang. Akan tetapi orang-orang seperti eksis kok.

Sifat orang yang makan pizza dengan cara ini menunjukkan sisi kehidupannya yang drama. Selain itu, mereka juga sering berbicara keras. Bahkan, orang-orang seperti ini sangat menyukai jika dirinya merupakan bagian dari perhatian orang banyak.

3. Orang yang makan pizza pertama dalam sebuah kelompok
Jika kamu makan pizza bersama teman-teman kamu, maka suasana lebih ramai. Akan tetapi yang menjadi perhatian adalah temanmu yang makan duluan satu potong pizza. Orang seperti ini merupakan orang yang disukai banyak orang karena pandai menyenangkan orang lain. Berteman dengan orang seperti ini lebih menguntungkan.

4. Yang hanya makan saja tetapi tidak masuk ketiga golongan di atas
Orang ini makan pizza bukan hanya persoalan lapar. Mereka hanya menggigitnya kemudian ditelan. Meskipun kelihatannya biasa saja, ternyata orang ini digolongkan sebagai perfeksionis. Bahkan mereka cenderung kaku untuk melakukan sebuah pekerjaan.