Brilio.net - Let's face it, sekarang orang-orang lebih peduli terhadap pekerjaan dan mata pencaharian mereka. Ini mungkin karena kita lebih sadar dalam menjaga hal-hal yang kita miliki. Namun, dalam upaya untuk egois menjaga waktu, seringkali kita akan kehilangan beberapa hal penting dan berharga dalam hidup. Memang, kita perlu bekerja tapi kita juga perlu juga untuk terlepas dari kesibukan dan pergi berlibur.

Dilansir brilio.net dari lifehack, Minggu (3/5), simak yuk alasan kenapa kita tetap butuh piknik meski lagi sibuk:

1. Mengurangi stres

Apakah kamu mengalami kelelahan atau selalu berperang dengan banyak tekanan di tempat kerja? Kalau iya berarti kamu harus pergi berlibur untuk mengurangi stres dari drama apapun yang kamu alami. Stres nggak membantu kamu melihat segala sesuatunya dengan jelas. Tapi ketika kamu mengambil waktu istirahat, kamu akan memahami bagaimana untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan dan mengurangi efek stres serta tanda-tanda kelelahan.

2. Bikin sehat plus nggak bikin cepat mati

Loading...

Menurut sebuah studi dari Universitas Negeri New York di Oswego, setelah mengamati 12.000 pria ditemukan bahwa pria yang pergi berlibur bisa mengurangi risiko mengalami kematian dengan segera sebesar 20%. Hal yang sama juga didapatkan dari sebuah artikel New York Times, kamu bisa meningkatkan 21% tingkat kematian dengan cepat ketika kamu nggak mengambil liburan setiap tahun.

3. Meningkatkan produktivitas kamu

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Sam's Club ditemukan bahwa sangat sedikit pemilik usaha kecil mengambil hari libur. Hal ini menyebabkan kelelahan, ketidaksabaran, pengambilan keputusan yang buruk dan penyakit. Kamu akan membantu pekerjaanmu dengan menjadi lebih produktif setelah mengambil liburan. Menurut para ahli dari University of Pittsburgh, seseorang akan merasa puas dengan kehidupan pada saat liburan dan kembali bekerja dengan lebih bersemangat dan bersikap positif.

4. Kamu menjadi lebih kreatif setelah pergi berlibur

Liburan menyediakan waktu untuk menyegarkan dan mengisi ulang sel-sel otak kamu. Menurut para peneliti dari  Amerika dan Perancis, liburan bisa meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah, meningkatkan kesadaran akan koneksi yang terputus serta mendorong orang untuk mencoba sesuatu yang baru. Hal ini karena liburan memfasilitasi pikiran kreativitas seseorang.

5. Kamu jadi lebih bahagia

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Belanda dengan survei 1.500 orang dewasa menunjukkan bahwa mengambil cuti benar-benar meningkatkan kebahagiaan kamu. Orang-orang yang mengambil liburan lebih bahagia dibandingkan mereka yang nggak melakukannya. Hal ini karena mereka merasa excited dan gembira saat bisa berlibur. Bahkan setelah kembali dari liburan kegembiraan itu akan tetap dipertahankan. Menurut pemimpin studi, Jeroen Nawijn, akan lebih baik untuk pergi liburan dua atau tiga kali dalam setahun daripada mengambil satu kali liburan besar.

6. Terbuka untuk perspektif baru

Waktu dari pekerjaan memberi kamu waktu yang sangat baik untuk mencerminkan dan membuka diri untuk kemungkinan-kemungkinan baru. Pada periode jauh dari pekerjaan, kamu dapat melihat dunia dari sisi yang berbeda. Kamu bisa terdorong untuk membaca dan belajar budaya baru sehingga akan mengubah perspektif kamu ke salah satu hal yang mungkin akan membantu kamu mendapatkan visi yang lebih baik dalam perjalanan hidupmu terutama pekerjaan.

7. Bisa lebih menghargai waktu bersama keluarga atau hanya untuk diri sendiri

Kualitas hidup tergantung pada bagaimana kamu menghargai diri sendiri dan orang-orang yang ada di sekitar kamu. Bisa jadi dengan diri sendiri, keluarga atau teman-teman, tapi hanya liburan dari jadwal sibuk yang dapat menawarkan waktu kamu untuk bisa lebih menghargai orang-orang di sekitar kamu. Melakukan liburan juga menawarkan kamu kesempatan untuk benar-benar berpikir tentang hal-hal yang penting dalam hidup. Nggak hanya itu, liburan memberi kamu rasa damai dan kehangatan yang nggak akan kamu dapatkan di lingkungan tempat kerja.

Penting untuk menjadi egois kadang-kadang dengan pergi berlibur. Meski di satu sisi kamu adalah makhluk sosial yang ditantang untuk selalu menghabiskan waktu untuk sebuah rutinitas. Tapi keluar dari zona nyaman dan mengalami sesuatu yang baru baik untuk tubuh, pikiran dan orang-orang di sekitar kamu, kenapa nggak? Liburan yuk!