Brilio.net - Musim panas adalah musim yang sempurna untuk memulai berolahraga. Berlari jadi salah satu olahraga yang bisa kamu coba. Selain mudah dilakukan, berlari bisa membentuk tubuh. Kamu nggak perlu pergi ke pusat kebugaraan, beli peralatan serba mahal bahkan perlu ditemani orang lain. Sendirian juga nggak masalah. Kamu cukup memakai sepatu olahraga dan mempunyai niat yang kuat untuk berlari. Mudah kan?

Tapi nih, kadang karena berlari sangat mudah untuk dilakukan, banyak pelari pemula yang langsung berlari tanpa mengetahui apa saja yang diperlukan untuk mempertahankan rutinitas ini. Banyak kesalahan yang sering dilakukan oleh pelari yang dapat menyebabkan cedera, baik ringan maupun serius.

Nah, kalau kamu ingin mulai berlari, ingatlah untuk menghindari 5 kesalahan seperti dilansir brilio.net dari Fox News, Rabu (5/8) di bawah ini.

1. Terlalu cepat berlari

Kesalahan paling umum yang dilakukan oleh pelari pemula adalah berlari terlalu banyak dan terlalu cepat. Berlari pertama kali tidak diragukan lagi memang bikin kamu bersemangat, tetapi untuk dapat meningkatkan kemampuan berlari dan mampu menempuh jarak yang lebih jauh, kamu memerlukan waktu.

Loading...

Berlari adalah olahraga di mana kemajuan dapat tercapai secara perlahan dan bertahap. Solusinya, buatlah program latihan yang baik untuk dapat meningkatkan jarak, intensitas dan frekuensi dalam berlari. Dengan menaikkan kemampuan secara perlahan, maka kamu juga akan terhindar dari cedera.

2. Memakai sepatu yang salah

Mungkin benar kamu tidak memerlukan peralatan yang mahal untuk mulai berlari. Tetapi sangat penting untuk memakai peralatan yang tepat untuk memulai latihan kamu. Peralatan yang paling penting adalah sepatu berlari yang tepat dan pastikan kamu melakukan pencarian terlebih dahulu sebelum membeli. Untuk wanita, kamu juga perlu membeli sport bra yang baik.

Pergilah ke running store dan carilah sepatu yang tidak menyebabkan segala masalah tak terduga seperti nyeri pergelangan kaki, nyeri pinggul, bahkan nyeri bahu, dan sebagainya. Intinya pilihlah sepatu yang membuatmu nyaman saat berjalan dan berlari. Because the right shoe will take your runs to a whole new level.

3. Menetapkan tujuan yang tidak realistis

Pelari pemula mungkin berpikir untuk berlari setiap hari (atau hampir tiap hari) supaya bisa mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat, tetapi kamu tidak bisa melakukannya semudah itu. Berlari merupakan jenis olahraga high impact yang mungkin bisa dibilang berat untuk untuk tubuh kamu, terutama untuk pelari baru yang kondisi otot dan tulangnya belum pada kondisi siap untuk latihan yang intens.

Mulailah dengan program yang realistis seperti berjalan satu mil. Para ahli menyarankan untuk meningkatkan jarak tempuh lari 10% setiap minggunya. Hal ini tidak hanya membuat berlari jadi olahraga yang menyenangkan, tapi juga merupakan kunci untuk membangun daya tahan tubuh kamu. Tapi penting juga untuk kamu mengambil waktu istirahat di antara waktu berlari untuk memberikan kesempatan otot dan tulang kamu pulih. Seiring waktu, tubuh kamu akan membangun ketahanan untuk menjalankan semua program tanpa istirahat.

4. Sering membandingkan dengan kekuatan orang lain

Pelari baru sering menemukan bahwa suatu hari, mereka merasa seperti menemukan ratusan juta rupiah di setiap jalan yang dilewati, tapi kemudian rasanya seperti tak ada kemajuan yang dialami dan semangat mulai pudar. Setiap orang berbeda, sehingga kamu harus sedikit bereksperimen untuk mengetahui apa yang bisa bikin kamu semangat untuk berlari lagi.

Ketika kamu mulai berlari, sangat penting untuk tidak membandingkan diri kamu dengan orang lain. Jika kamu merasa bersemangat saat berlari, dan kamu membaca artikel di majalah mengenai jarak tempuh pelari lain, kekuatan pelari lain, mungkin akan membuat kamu berkecil hati. Sebaliknya kamu justru menggunakan artikel tersebut sebagai pemicu dan motivasi yang akan menguatkan kamu dalam berlari sebagai pelari pemula.

5. Berlari walau merasa sakit

Terkadang berlari dapat terasa tidak nyaman, terutama untuk pelari baru. Rasa ini merupakan bagian untuk menjadi pelari yang lebih baik. Tetapi jika yang kamu rasakan adalah nyeri maka ini adalah hal yang berbeda. Terkadang saat kamu merasa nyeri saat berlari, maka kamu perlu berhenti dan beristirahat sementara waktu. Ingatlah untuk selalu mendengarkan apa yang tubuh kamu coba katakan kepada kamu.