Brilio.net - Ngomongin orang lain memang tidak ada habisnya. Inilah mengapa budaya menggosip susah untuk dihilangkan dari muka bumi Indonesia. Selain itu, menggosip menciptakan sensasi penasaran yang berbeda dalam obrolan sehari-hari. Dan entah mengapa kita rela menghabiskan waktu yang tidak sedikit untuk menggosip. Ya nggak?

Akan tetapi, apakah kamu sadar kamu masuk dalam tipe penggosip yang mana? Berikut ini adalah tipe penggosip yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (8/9):

1. Ala ratu gosip Feni Rose

4 Tipe penggosip Indonesia yang sering kamu temui tiap hari

Penggosip seperti ini biasanya sering memberikan banyak 'bumbu' dalam bahan 'beritanya'. Efeknya, kamu tidak bisa membedakan mana fakta dan mana yang hanya sebatas opini. Alhasil, penggosip dengan karakter Feni Rose ini membuat kamu semakin penasaran untuk menemukan kebenaran.

Loading...

2. Tipe reporter koran

4 Tipe penggosip Indonesia yang sering kamu temui tiap hari

Sisi yang paling berbeda dari tipe penggosip yang kedua adalah mereka yang ogah 'obral gosip' sebelum data-data miliknya terkumpul. Orang seperti ini memang sabar untuk menyampaikan gosip. Meskipun lama, kamu bisa mendapatkan gambaran yang detail tentang gosip yang sedang disampaikan. Kamu tidak perlu repot-repot untuk investigasi sendiri.

3. Seperti komentator di Facebook

4 Tipe penggosip Indonesia yang sering kamu temui tiap hari

Banyak penggosip seperti ini yang sering kita temui dan membuat orang langsung terbakar. Biasanya, penggosip dengan karakter ini tidak tahu dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Mereka asal menyebar gosip aja dengan mengandalkan senjata 'katanya sih gitu, katanya lho'.

4. Penggosip berkarakter air

4 Tipe penggosip Indonesia yang sering kamu temui tiap hari

Orang seperti ini tugasnya menambah daftar rumor yang sedang dibicarakan. Terkadang, banyak kejadian yang disambungkan untuk memperpanjang acara menggosip. Anehnya, orang seperti ini seperti tukang hipnotis yang bisa membuat kamu terlarut untuk membicarakan urusan orang lain.