×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Acara ini ngingetin anak muda mesti berpikir kreatif dan positif dong

View Image

0

BRILIO » Komunitas

Acara ini ngingetin anak muda mesti berpikir kreatif dan positif dong

Foto-foto: Staf Khusus Presiden

Energi generasi milenial perlu semakin diarahkan ke arah positif dan produktif

(brl/red)

23 / 09 / 2017

Brilio.net - Belakangan ini persoalan intoleransi lagi jadi sorotan. Apalagi masalah ini sudah merasuki sebagian kalangan generasi muda (milenial). Hal ini juga yang menjadi keprihatinan Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono.

Menurutnya, sikap intoleransi bakal menghambat generasi muda berkarya dan berkontribusi positif bagi Indonesia. Masalah ini ia sampaikan dalam seminar bertajuk #ToleransiJadiAksi, acara pertama dari rangkaian seminar #DengarYangMuda yang diadakan di Gandaria City (16/9/2017).

Acara ini dikemas bersama dengan puluhan siswa-siswi dari 32 SMA di Jakarta. Melalui acara ini, Diaz nggak sekadar mengingatkan agar generasi milenial berupaya melawan intoleransi, namun juga membantu mereka meningkatkan produktivitas dengan memberikan alternatif kegiatan.

Dengar yang muda © 2017 brilio.net

"Presiden Jokowi selalu menekankan bahwa keberagaman adalah berkah dari yang maha kuasa, yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Sederet selebritas yang mengisi acara ini juga menyoroti hal serupa lho. Mereka menekankan agar energi generasi milenial perlu semakin diarahkan ke arah positif dan produktif. Para milenial bisa memanfaatkan media konvensional maupun media sosial.

Dua selebriti cantik, Nadine Chandrawinata dan Ayushita berpendapat, media sosial sebaiknya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif, ketimbang menyampaikan pesan negatif, seperti intoleransi.

Dengar yang muda © 2017 brilio.net

Nah kalau pemilik akun YouTube SkinnyIndonesian24, Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez lain lagi. Mereka geram banget dengan generasi muda yang intoleran dan fokus pada hal-hal tidak produktif.

“Sebagai contoh apapun yang kita lakukan di internet, pasti akan selalu ada generasi muda yang mengkritik. Contoh lain, kalaupun kita memberikan bantuan Rp1 miliar untuk panti asuhan, pasti tetap mendapatkan kritik. Ya dikatakan pencitraan lah,” ujar Jovial.

Acara ini makin seru lho karena ada komedian Cak Lontong sebagai keynote speaker bersama Akbar. Menurut mereka, keberagaman ide, pemikiran, asal usul, dan lainnya sebenarnya merupakan hal yang indah dan patut disyukuri. Jadi ngapain kamu mesti bersikap intoleran.

Dengar yang muda © 2017 brilio.net

Kehadiran sejumlah selebritas ini membuat kaum muda yang hadir antusias. Terbukti mereka begitu semangat menjawab berbagai pertanyaan dari presenter Imam Darto, yang bertindak sebagai pembawa acara.

Mereka juga banyak bertanya soal berbagai pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi, termasuk kebijakan BBM satu harga, penurunan harga semen di Papua, dan pembangunan jalan tol Trans Papua.

Oh ya, selain menghadirkan talkshow, #DengarYangMuda juga mengadakan mentoring session. Tujuannya untuk memberikan bekal dan mengembangkan potensi positif para generasi muda agar berkegiatan secara aktif di media sosial atau berbisnis dengan memanfaatkan media daring. Hal inilah yang disampaikan pemilik “Kopi Tuku” Andanu Prasetyo, fashion blogger Larasyerininta, dan vlogger Gofar Hilman.

Tuh makanya jadi generasi muda yang kreatif dan selalu berpikir positif dong.

 



Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    40%

  • Ngakak!

    20%

  • Wow!

    40%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

MORE
Wave more