Brilio.net - Saat ini, masalah mata memang kerap menimpa masyarakat. Entah itu karena faktor keturunan atau memang dari gaya hidup. Salah satu masalah mata yang paling berbahaya adalah katarak. Ya, katarak sendiri merupakan kekeruhan lensa yang diawali dengan pandangan berkabut yang membuat mata menjadi gelap secara berkala.

Rupanya, menurut data dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan 50 persen kebutaan warga Indonesia disebabkan oleh katarak. Sekitar 1,5 persen dari dua juta penduduk adalah penderita katarak, dan setiap tahunnya bertambah sebanyak 240 ribu orang penderita katarak yang terancam mengalami kebutaan.

Operasi katarak © 2017 brilio.net


Diperkirakan setiap tahun kasus baru buta katarak akan selalu bertambah sebesar 0,1 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau kira-kira 250 ribu per tahun. Sementara itu kemampuan untuk melakukan operasi katarak setiap tahun diperkirakan baru mencapai 180 ribu per tahun.

Hal itu yang membuat Erha Clinic bekerjasama dengan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, PMI Kabupaten Tangerang, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Banten, dan RSUD Balaraja Tangerang menggelar kegiatan operasi mata katarak gratis bagi warga Tangerang, Banten pada Sabtu (16/9) lalu.

Operasi katarak © 2017 brilio.net

Operasi katarak © 2017 brilio.net


Dokter Darmawan M. Sophian, Sp.M., M.Kes Ketua Perdami Banten yang bertindak sebagai ketua tim dokter operasi katarak gratis mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam menyambut HUT PMI ke-72 dan HUT TNI ke-72 tahun. Operasi mata katarak gratis juga bertujuan untuk membantu program pemerintah Indonesia dalam pengentasan penyakit mata katarak yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang, Banten.

"Khusus di Tangerang, Banten, jumlah penderita katarak mencapai 1,5 - 2% dari total jumlah penduduk. Kami bersyukur sekali Erha Clinic yang berupaya membantu mengurangi jumlah penderita Katarak di Indonesia, khususnya daerah Banten," kata Darmawan dalam siaran pers yang diterima brilio.net, Minggu (17/9).

Operasi katarak © 2017 brilio.net

Operasi katarak © 2017 brilio.net


Ia juga menambahkan tim Perdami Banten melakukan operasi menggunakan teknologi terbaru yang sangat canggih.

"Kita menggunakan teknik fakoemulsifikasi yaitu sebuah teknologi terbaru, terkini, dan tercanggih yang ada di seluruh dunia untuk penanganan kasus katarak," jelasnya.

Sementara itu, Andreas Bayu Aji, Chief Corporate Services Officer Arya Noble (Strategic Investment Holding dari Erha Clinic) menambahkan program #GerakanBebasKatarak ini merupakan kontribusi perusahaan kepada masyarakat untuk membantu mengurangi tingkat penderita katarak yang ada di Indonesia.

Operasi katarak © 2017 brilio.net


"Kami harap dengan adanya #GerakanBebasKatarak ini dapat memberikan manfaat untuk penderita katarak. Untuk tahun ini kami menargetkan 1000 mata yang dapat di operasi, dan akan ditingkatkan setiap tahunnya sehingga mampu mencapai 10 ribu mata dalam lima tahun ke depan," ungkap dia.

Operasi katarak © 2017 brilio.net


Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja pun berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat khususnya yang kurang mampu agar bisa melakukan operasi tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun.

"Kami menggandeng beberapa mitra untuk bahu membahu kegiatan ini, mulai dari tahap persiapan, publikasi, pendaftaran sampai dilakukannya operasi nanti dilakukan atas azas kemanusiaan," tuturnya.