Brilio.net - Sakit kepala merupakan salah satu penyakit yang kerap kali menyerang banyak orang. Biasanya rasa sakit akan muncul di sekitar kepala, bisa hanya sebagian atau disatu titik tertentu dan bisa juga terasa di seluruh bagian kepala.

Penyakit yang satu ini tidak memiliki jangka waktu tertentu, bisa berlangsung kurang dari satu jam atau bahkan berhari-hari. Tidak hanya itu, penyakit ini juga bisa muncul secara tiba-tiba atau perlahan-lahan. Namun yang pasti, sakit kepala akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebagian besar, sakit kepala yang terjadi bukanlah suatu hal yang serius dan bisa diatasi dengan mudah. Seperti dengan minum air putih yang cukup, meminum obat pereda sakit dan lebih banyak beristirahat.

Pada umumnya sakit kepala terjadi ketika seseorang demam, flu dan stres. Akan tetapi, terkadang seseorang dapat menderita sakit kepala meski tidak mengalami ketiga hal tersebut.

Dilansir brilio.net dari hellosehat.com, Selasa (27/2), berikut 14 penyebab sakit kepala yang tidak kamu duga sebelumnya.

Loading...

1. Mengunyah permen karet.

Salah satu bahan utama pembuat permen karet, seperti aspartam, dapat menyebabkan sakit kepala mendadak. Pemanis buatan ini juga banyak ditemukan dalam permen karet populer yang bebas gula.

Bahan ini juga dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan yang serius. Selain itu, gerakan mengunyah permen karet yang berulang dapat menyebabkan sakit kepala.

2. Bersantai setelah stres.

Pernahkah kamu merasa sakit kepala tanpa sebab padahal saat itu kamu tengah bersantai di hari weekend? Nah, ternyata hal ini disebabkan oleh hormon stres, akibat ketegangan yang dialami dari hari Senin-Jumat secara tiba-tiba menurun di hari weekend.

Hal tersebut ternyata memicu pelepasan cepat neurotransmitter (pembawa sinyal kimia ke otak) yang menyebabkan pembuluh darah yang sempit tiba-tiba membesar dan akhirnya menyebabkan rasa sakit pada kepala.

3. Memendam amarah.

Jika kamu perhatikan ketika seseorang marah, otot-otot di belakang leher dan kulit kepala akan menegang. Hal ini akan menyebabkan sensasi pada kepala seperti tengah memakai ikatan kepala yang sangat ketat.

4. Menggunakan parfum.

Meski tidak semua mengalami hal ini, namun bagi sebagian orang yang memiliki reaksi yang buruk terhadap suara, cahaya dan bau, aroma parfum yang menyengat atau bau menyengat lainnya seperti pewangi ruangan dapat menyebabkan sakit kepala.

5. Berhadapan dengan cahaya.

Pantulan sinar layar komputer, terpapar sinar matahari secara langsung atau berada di bawah penerangan lampu neon terus menerus, ternyata dapat mempengaruhi sel-sel tertentu pada mata yang akan memicu sakit kepala.

6. Berhubungan seksual.

Meski dirasa aneh, namun nyatanya banyak pria dan wanita yang mengalami sakit kepala saat berhubungan seksual. Menurut dokter, hal ini disebabkan oleh adanya tekanan pada kepala dan otot leher.

Sakit kepala saat berhubungan seksual ini dapat terjadi selama foreplay atau sesaat dan sebelum orgasme. Hal tersebut dapat berlangsung selama beberapa menit hingga satu jam.

7. Terkena cuaca buruk.

Perubahan tekanan yang menyebabkan perubahan cuaca seperti peningkatan suhu dan hujan deras, diduga memicu perubahan senyawa kimia dan senyawa elektrik di dalam otak dan dapat mengganggu saraf yang mengarah ke sakit kepala.

8. Mengonsumsi makanan tertentu.

Keju, kalkun dan dark chocolate memungkinkan untuk menjadi penyebab sakit kepala. Pasalnya seluruh makanan tersebut mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan migrain. Selain itu makanan seperti daging olahan dan ikan juga bisa menyebabkan sakit kepala.

9. Berolahraga tanpa pemanasan.

Pemanasan sebelum berolahraga tidak hanya untuk melindungi otot, namun juga memberikan kesempatan pada otak untuk menyesuaikan diti terhadap meningkatnya adrenalin yang dapat menyebabkan rasa sakit pada kepala.

10. Berbicara di telepon dengan cara yang salah.

Kebiasaan menahan telepon di antara telinga dan bahu untuk percakapan yang berlangsung lama dapat memberikan ketegangan pada leher yang mengakibatkan sakit kepala.

11. Postur tubuh yang buruk.

Postur tubuh yang buruk secara terus menerus dapat menyebabkan ketegangan di punggung bagian atas, leher, dan bahu yang mengakibatkan sakit kepala. Biasanya akan muncul gejala berupa nyeri di dasar tengkorak.

12. Makan es krim.

Sakit kepala dapat terjadi karena bahan dingin yang bergerak di langit-langit mulut dan belakang tenggorokan. Selain es krim, makanan dan minuman dingin lainnya dapat menyebabkan efek yang sama.

13. Memiliki berat badan berlebih.

Selain tidak sehat bagi tubuh, para peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine menemukan bahwa seseorang yang memiliki obesitas mengalami sakit kepala dua kali lebih banyak dibanding orang yang memiliki berat badan yang normal.

14. Tas yang terlalu berat.

Ketika memikul tas dengan berat melebihi 4 kg, hal ini dapat meningkatkan ketegangan pada leher dan menyebabkan rasa sakit pada kepala. Lebih baik mengurangi beban tas atau membagi dua beban tas untuk menghindari sakit kepala.