×

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Makan di dapur yang berantakan bisa bikin kamu makin gendut lho

0

BRILIO » Ilmiah

Makan di dapur yang berantakan bisa bikin kamu makin gendut lho

foto: yourcupofcake.com

Peserta penelitian makan dua kali lipat jumlah kalori ketika berdiri di dapur yang berantakan.

18 / 02 / 2016

Brilio.net - Ternyata istilah "kamu, adalah apa yang kamu makan" juga punya istilah serupa yaitu "kamu, adalah di mana kamu makan". Selain bikin makjleb, istilah ini juga sering dikaitkan dengan berbagai aspek seperti kesehatan atau bahkan keseharian. Misalnya keseharian di mana kamu biasa makan.

Soalnya nih, menurut penelitian dari Cornell University Food and Brand Lab, para peneliti menemukan bahwa peserta penelitian makan dua kali lipat jumlah kalori ketika berdiri di dapur yang berantakan dibandingkan dengan ketika mereka berdiri di dapur yang tertata rapi. Hayo kalau kamu biasa makan di dapur juga nggak?

Sebagimana dilansir brilio.net dari Huffingtonpost, Kamis (18/2), para peneliti menguji 98 wanita yang menghabiskan 10 menit di dapur dengan kedok sedang menunggu seseorang. Setengah dari peserta berdiri di dapur yang berantakan dengan tumpukan koran yang tersebar, piring kotor dan telepon yang berdering. Sementara peserta lainnya menunggu di dapur yang bersih, tertata rapi dan terorganisasi.

Di kedua dapur tersebut, terdapat semangkuk kerupuk, kue dan wortel yang sengaja ditata untuk para peserta. Hasilnya, setiap wanita yang ada di dapur berantakan makan dua kali lebih banyak cookies dengan total 53 kalori dibandingkan dengan wanita yang berada di dapur bersih.

Mengapa hal ini terjadi? Profesor psikologi dan penulis studi, Lenny Vartanian, mengatakan bahwa berada di lingkungan yang kacau menyebabkan perasaan di luar kendali untuk diet. "Tampaknya orang berpikir bahwa masih banyak hal lain yang berada di luar kendali, jadi mengapa saya nggak boleh makan sambil menunggu," katanya.

Vartanian menduga, perilaku yang sama berlaku juga untuk laki-laki, tetapi ia tetap harus memastikan hipotesisnya dengan melakukan penelitian lebih lanjut.

Terlepas dari penelitian yang masih membutuhkan penelitian lanjut ini, temuan lain menekankan pada penyebab lain mengapa seseorang bisa makan secara berlebihan. Stres adalah jawabannya. Stres sering menyebabkan orang untuk makan berlebihan karena kortisol yang bertindak sebagai hormon stres memicu peningkatan nafsu makan.

Nah tuh, jadi jangan lupa bahagia ya biar nggak stres dan makan berlebihan. Lakukan cara-cara untuk mengelola stres seperti meditasi, olahraga termasuk latihan untuk membersihkan dapur yang berantakan.






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    75%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    25%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
more