Brilio.net - Film genre horor Pengabdi Setan saat ini menjadi perbincangan. Filmya laris, untuk genre film yang membuat bulu kuduk berdiri.

Joko Anwar, sang sutradara, mengatakan rasa syukurnya, film yang ia garap dengan peluh dan perjalanan panjang mendapat respons positif.

Melalui media sosial WhatsApp, sutradara kelahiran Medan, 3 Januari 1976 ini, melayani wawancara ringan brilio.net, Sabtu (7/10). Berikut petikannya.


Sebelumnya selamat, Pengabdi Setan mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan juga 13 nominasi di FFI, komentar Mas Joko Anwar?

Salah satu mimpi kita bikin film ini memang menempatkan horor ke tempat yang terhormat karena selama ini dianggap genre kelas dua di Indonesia karena dibuat dengan asal-asalan. Alhamdulilah dapat apresiasi luar biasa dari penonton dan kritikus.

Pak Triawan Munaf, nge-tweet begini "Kesuksesan Pengabdi Setan penting bagi perfilman Indonesia. Standar baru dari film horor Tanah Air", tanggapannya Mas?

Film horor adalah genre yang diminati orang banyak. Jadi kalau film horor dibuat dengan baik, bisa jadi salah satu tumpuan penggerak industri film Indonesia.

Sound effect, sinematografi, joke natural, adegan yang horor natural, plus tanpa bumbu-bumbu vulgar yang sebelumnya ada dalam tiap film horor kita, Anda dari awal memang pengen bikin standar baru itu untuk film horor kita?

Iya. Karena genre horor adalah genre favorit saya dan sedih lihat film horor Indonesia dibuat tanpa mengedepankan kualitas.

Sampai hari ini dengan apresiasi luas dari penonton, apakah Mas Joko Anwar merasa kerja keras terbayar?

Saya rasa iya, ya. Tentunya banyak catatan yang sudah saya buat sendiri supaya nanti kalau bikin film lagi bisa lebih baik.

Dari mana Mas, ide awal mendaur ulang Pengabdi Setan muncul?

Sejak awal kerja di film. Karena ini film favorit saya waktu kecil, jadi ingin membuat ulang dengan harapan penonton bisa merasakan pengalaman sinematik di bioskop seperti dulu saya nonton yang asli.

Tantangan atau kesulitan selama proses produksi film ada di mana?

Standard aja lah kayak suting biasa.

Soal cast, semua pemain Mas Joko Anwar yang memilih ?

Iya. Tentunya lewat proses audisi. Tapi saya memang terbiasa turun tangan mengaudisi pemain film saya.

Biasanya, dan ini sudah Anda katakan ke media sebelumnya, sukses film ini, sepertinya akan diikuti oleh sutradara lain atau rumah produksi lain bikin film sejenis, tanggapannya Mas?

Ya mudah-mudahan ya. Industri film Indonesia hanya akan bisa maju kalau kita bisa men-sustain penonton. Caranya hanya dengan bikin film yang berkualitas dan menarik.

Sukses ini akan disusul pembuatan film horor lainnya, kah?

Ya mudah-mudahan.

Mas, kasih tips ala Joko Anwar nih buat anak-anak muda yang pengen nonton Pengabdi Setan....

Ke bioskop aja sekarang. It’s fun. :)