Brilio.net - Sudah bukan rahasia lagi jika dalam beberapa tahun terakhir perusahaan finansial teknologi (fintech) berkembang sangat pesat di Indonesia. Kehadiran lembaga keuangan yang memanfaatkan aplikasi ini menawarkan berbagai kemudahan dan akses terhadap layanan keuangan bagi masyarakat.

Saat ini masyarakat, khususnya anak muda juga sudah mulai memahami literasi keuangan. Tidak jarang mereka memilih fintech untuk transaksi termasuk investasi. Memang sih, investasi di kalangan milenial belum terlalu masif, tapi saat ini sudah mulai banyak juga anak muda yang memikirkan masa depan lewat investasi, terutama yang memanfaatkan aplikasi. 

Berbagai lembaga fintech pun terus agresif merangsang anak muda untuk mulai memikirkan investasi. Caranya bisa beragam. Salah satunya yang dilakukan Treasury, platform daring untuk beli, simpan, jual, transfer dan cetak emas, serta perhiasan. 

Fintech yang mulai beroperasi sejak November 2018 ini terus berupaya mendorong peran fintech dalam meningkatkan inklusi keuangan khususnya di kalangan anak muda. Dalam gelaran Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2019 pertama beberapa waktu lalu di Jakarta, fintech ini mengampanyekan #PunyaSimpenan Emas mulai dari Rp 20.000 (sebelum pajak). Kampanye ini sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat terkait keuangan digital.       

Investasi Emas © 2019 brilio.net

Loading...

“Partisipasi Treasury menunjukan komitmen kami untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat dengan literasi keuangan yang tinggi. Hal ini kami lakukan dengan memberikan akses dan kemudahan bagi masyarakat dalam membeli emas sesuai kemampuan yang dimiliki,” ujar Narantara Sitepu selaku Head of Brand Development Treasury.

Sebagai anggota Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Treasury menjamin keamanan simpanan emas. Sebab fintech ini memiliki simpanan emas di Untung Bersama Sejahtera (UBS), serta bekerjasama dengan Indonesia Clearing House (ICH) untuk mencatat semua transaksi yang dilakukan pengguna.

Untuk memiliki Emas di Treasury juga sangat mudah, karena semua transaksi bisa dilakukan melalui aplikasi Treasury setiap saat. Lebih dari itu, Treasury menjunjung tinggi transparansi, di mana pengguna dapat membeli emas sesuai dengan harga yang diperbarui setiap menit! “Jadi, pengguna bisa membeli Emas dengan harga terbaik, sesuai keinginan pengguna,” imbuh Narantara.

Nah selama ajang IFSE 2019 yang merupakan inisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI)  bekerjasama dengan Aftech, Treasury juga memberikan emas gratis bagi setiap pengguna baru yang mendaftar. Serta kesempatan mendapatkan tambahan emas gratis dengan total jutaan rupiah, hanya dengan beli emas minimal Rp 20.000-an.

Tidak hanya itu, Sobat Emas yang sudah melakukan transaksi dengan nilai berapapun, berkesempatan memenangkan koin Nusantara Edisi 0,5 Dinar Lombok, bagi dua orang pemenang setiap hari. Ini adalah salah satu cara untuk menarik minat milenial berinvestasi di era digital.