Brilio.net - Di masa pandemi Covid-19, tidak sedikit usaha mikro kecil dan menengah yang terpuruk akibat adanya pembatasan aktivitas masyarakat. Pola belanja masyarakat berubah. Dari yang tadinya terbiasa offline atau berinteraksi langsung berubah menjadi daring. Keberadaan marketplace menjadi solusi. Karena itu tak heran jika usaha lokal yang memanfaatkan teknologi mampu bertahan dari dampak pandemi.     

Karena itu, usaha lokal harus terus didorong untuk lebih melek digital agar mereka bisa bersaing dan memanfaat peluang di tengah ketidakpastian. Tokopedia sebagai salah satu marketplace di Indonesia, baru-baru ini menggandeng pegiat usaha industri fesyen lokal khususnya sepatu, yaitu Never Too Lavish (NTL) bersama 10 pegiat usaha lokal lain, Patrobas, Pijakbumi, Fuse Concept, Nokha, Seji, Exodos, Ortuseight, FYC, Rafheoo dan Brodo, menghadirkan gerakan bertajuk Bersebelas #MelangkahBareng.

Kolaborasi sepatu lokal © 2021 brilio.netDok NTL

“Upaya bersama ini untuk mendukung para pegiat UMKM sepatu lokal mempertahankan bisnis dan lapangan pekerjaan di tengah pandemi sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat memakai produk dalam negeri,” ujar Senior Lead Fashion Tokopedia, Aldhy Darmayo.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Selain mendorong usaha lokal, kolaborasi ini juga dilatarbelakangi antusiasme masyarakat dalam memenuhi kebutuhan fesyen secara daring. Sebagai catatan, selama Desember 2020 dibanding periode awal pandemi, terjadi peningkatan transaksi pada kategori fashion di Tokopedia yang mencapai hampir dua kali lipat, begitu juga untuk transaksi produk sepatu.

Founder NTL, Bernhard Suryaningrat atau yang akrab disapa Abeng, menyampaikan, gerakan Bersebelas #MelangkahBareng ini adalah wujud dukungan terhadap sesama seniman dan pelaku industri lokal untuk bangkit bersama. “Dengan pemanfaatan platform digital seperti Tokopedia, industri sepatu lokal diharapkan bisa lebih maju bahkan di tengah pandemi,” katanya.

Kolaborasi sepatu lokal © 2021 brilio.netDok.Tokopedia

Kreator konten sekaligus pecinta sepatu, Denis Juherman mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya selama pandemi, semakin banyak merek sepatu lokal yang menawarkan berbagai produk dengan kreativitas dan kualitas yang tidak kalah saing dengan produk luar. “Melalui kolaborasi ini, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memakai produk asli Indonesia,” ujar Denis.

Semoga saja semakin banyak pihak yang lebih gencar berkolaborasi dalam membantu pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM agar bisa mandiri dan tangguh di negeri sendiri.

(brl/red)