Brilio.net - Harbolnas merupakan singkatan dari Hari Belanja Online Nasional. Kegiatan ini diadakan setiap tahunnya di Indonesia setiap 12 Desember 2018. Harbolnas diselenggarakan pertama kali sejak tahun 2012. Sebelumnya berkat inisiatif dari Zalora, PinkEmma, Lazada Indonesia, Blanja, Bukalapak, dan Berrybenka.

Acara ini diselenggarakan bersama berbagai mitra e-commerce, selain itu juga terdapat dukungan dari berbagai pihak lainnya. Seperti pelaku industri telekomunikasi, perbankan, logistik hingga media. Ditahun ini menjadi tahun keenam Harbolnas berlangsung, dengan lebih dari 250 e-commerce yang sudah berpartisipasi.

Lantas, yang sering menjadi pertanyaan kenapa Harbolnas selalu diadakan setiap tanggal 12 Desember? Selain merupakan nomer cantik 121212, ternyata ada alasan lainnya. Sebelum tanggal 12 Desember dikenal di Indonesia, tanggal tersebut sudah lebih dulu dikenal di luar negeri. Di India menawarkan diskon kepada pembeli online pada 12/12, sekaligus menandainya menjadi acara internasional. Hari 12/12 dapat ditandai sebagai Hari E-Niaga Internasional.

Dilansir brilio.net dari e27.co, Selasa (11/12). India dan Indonesia menandai 12 Desember (12/12) sebagai hari untuk memberikan diskon besar belanja online. Sementara Indonesia menyebut hari itu sebagai Hari Belanja Online Nasional, India menyebutnya sebagai Festival Belanja Online Besar (GOSF). Bahkan di India sendiri tahun lalu pencipta GOSF, memperpanjang festival tersebut dari tanggal 11 Desember hingga 13 Desember juga.

Konsep tersebut mengambil alih dari US Cyber Monday (Senin pertama setelah apa yang disebut Black Friday, hari setelah Thanksgiving AS) dan Hari E-Commerce Nasional Cina pada 11/11 (11 November).

Loading...

Tanggal 12 Desember juga dipercaya sebagai tanggal yang akan memberikan keuntungan lebih. Iwan Tantra, CEO Pink Emma (Indonesia) mengharapkan penjualan menjadi lima kali lipat dari rata-rata harian. “Program tahun lalu menyumbang penjualan tiga kali lebih tinggi. Untuk tahun ini, kami berharap mendapatkan lima kali lebih tinggi,” kata Tantra.