Brilio.net - Balance bike atau sepeda tanpa pedal kini sudah menjadi tren di kalangan balita. Jika dilihat sekilas sepeda ini tampak tidak sempurna karena tidak memiliki pedal.

Namun pembuatannya bukan tanpa alasan, sepeda ini didesain untuk anak usia 18 bulan hingga 5 tahun. Dengan adanya sepeda ini anak-anak bisa berlatih menjaga keseimbangan mereka. Sepeda tanpa pedal juga cukup aman untuk anak karena mereka tidak akan mengalami kecelakaan serius saat bersepeda.

Sepeda tanpa pedal membuat anak mengayuh sepeda dengan kakinya. Dengan begitu, ada beberapa manfaat sepeda tanpa pedal untuk anak yang akan dirasakan untuk tumbuh kembangnya.

Sepeda tanpa pedal kini mudah dijumpai di toko-toko sepeda. Harganya juga cukup terjangkau, yakni di bawah Rp 2 juta sudah bisa mendapatkannya.

Ada beberapa janis balance bike dan harganya yang bisa kamu pilih untuk anak. Berikut jenis dan harganya yang dilansir brilio.net dari twowheelingtots.com, Selasa (7/7).

Loading...

1. Strider Sport – Best Universal Fit, seharga Rp 1,5 juta

2. Ridgeback Scoot – Best Overall: Older Toddlers, seharga 3,1 juta

3. Woom 1 – Best Overall: Young or Small Toddlers, seharga Rp 2,8 juta

4. Swagtron K3 – Best Budget Bike: Air Tires, seharga Rp 852.000

5. GOMO – Best Budget Bike: Foam Tires, Rp 996.000

6. Bixe 16″ – Best Budget: Older/Taller Kids, Rp 1,2 juta

7. Yedoo Too Too – Best Color & Design Options, Rp 2,3 juta

8. Woom 1 Plus – Best for Timid Older/Taller Kids, Rp 3,8 juta

9. Prevelo Alpha Zero – Best for Adventurous Kids, Rp 2,8 juta

Balance bike atau sepeda tanpa pedal disukai hampir semua anak. Mereka senang mengendarai sepeda tanpa pedal tersebut.

Orang tua juga tidak perlu khawatir karena anak lebih aman menggunakan sepeda tanpa pedal untuk seusianya. Angka kecelakaan menggunakan sepeda tanpa pedal terbilang cukup kecil.

Selain mendukung aktivitas anak di luar rumah, sepeda tanpa pedal juga memberikan cukup banyak manfaat untuk anak. Pada awal penggunaannya mungkin sebagian besar anak bingung bagaimana menggunakannya. Namun lambat laun mereka bisa mengendalikannya dengan baik.

Berikut ini ada beberapa manfaat sepeda tanpa pedal yang dilansir dari berbagai sumber, Selasa (7/7).

1. Meningkatkan rasa percaya diri.

Harga sepeda anak tanpa pedal © 2020 brilio.net

foto: rascalrides.com

Sepeda tanpa pedal membuat anak harus mengayuh dengan kaki mereka agar bisa berjalan. Inilah yang menjadi tantangan pada anak untuk mengendarai sepeda tanpa pedal. Jika mereka sudah bisa mengendalikannya dengan baik, maka rasa percaya dirinya akan meningkat. Ia tidak takut untuk melaju dengan sepeda tanpa pedalnya itu.

Selain meningkatkan rasa percaya diri anak, sepeda tanpa pedal juga mampu mengendalikan rasa takutnya. Manfaat sepeda tanpa pedal ini disebabkan anak penasaran dengan sepeda tersebut yang membuatnya selalu ingin mencoba.

2. Melatih keseimbangan.

Harga sepeda anak tanpa pedal © 2020 brilio.net

foto: nytimes.com

Seperti yang diketahui anak berusia 18 hingga 5 tahun keseimbangan mereka belum benar-benar sempurna. Mereka mungkin tidak berani menggunakan sepeda, rasa takut membuat mereka jadi enggan belajar.

Sepeda tanpa pedal didesain agar anak bisa mengendalikannya sendiri dengan kaki mereka, sehingga mereka tidak takut akan terjatuh. Jika terus berlatih maka keseimbangan anak akan terjaga.

3. Melatih koordinasi gerak tubuh.

Harga sepeda anak tanpa pedal © 2020 brilio.net

foto: cyclingweekly.com

Manfaat lain adalah anak mampu mengkoordinasi gerak tubuh mulai dari kaki ke tangan dan juga posisi tubuhnya. Hal ini dikarenakan saat mengendarai sepeda tanpa pedal, akan menjadikan kakinya sebagai pengontrol gerak utamanya.

4. Melatih sensorik dan motorik.

Harga sepeda anak tanpa pedal © 2020 brilio.net

foto: forbes.com

Secara tidak langsung sepeda tanpa pedal melatih perkembangan motorik dan sensorik. Hal ini dikarenakan anak mulai belajar cara memandang jalan, berkonsentrasi melihat ke depan, sampai menguatkan otot jari untuk memegang stang sepeda tanpa pedalnya.