×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Remaja dengan kepala tertekuk 180 derajat meninggal setelah operasi

View Image

0

BRILIO » Duh

Remaja dengan kepala tertekuk 180 derajat meninggal setelah operasi

Menderita miopati.

08 / 11 / 2016

Brilio.net - Mahendra Ahirwar, seorang remaja 13 tahun asal India menderita miopati bawaan, yakni kondisi otot-otot di lehernya sangat lemah sehingga membuat kepalanya tergantung dengan posisi hampir 180 derajat.

remaja india kepala tertekuk © 2016 mirror.co.uk

Pada bulan Februari lalu, remaja ini akhirnya dioperasi setelah adanya penggalangan dana dari berbagai negara. Dokter yang mengoperasinya pun menyatakan proses operasinya sukses.

Namun, baru-baru ini keluarganya mengumumkan jika Mahendra meninggal mendadak saat sedang menonton TV.

Tahun lalu Mahendra menjadi perbincangan karena kondisi lehernya itu. Kisahnya pun menyentuh hati seorang perempuan di Liverpool untuk melakukan penggalangan dana yang mencapai Rp 194 Juta.

Loading...

remaja india kepala tertekuk © 2016 mirror.co.uk

Sebuah film dokumenter tentang dirinya pun dibuat pada bulan Mei lalu dengan judul The Boy Who Sees Upside Down, yang menceritakan perjuangannya sebelum operasi dan proses ketika operasi. Melihat perjuangan Mahendra yang bertahan selama sepuluh jam dalam operasi pencangkokan tulang dari pinggang ke lehernya.

Pihak dokter yang mengoperasinya pun menjelaskan jika kematian Mahendra tidak terkait dengan operasinya. "Kematian Mahendra bukanlah komplikasi dari operasi atau intervensi lainnya," demikian pernyataan tim dokter dikutip brilio.net dari mirror.co.uk pada Selasa (8/11).

remaja india kepala tertekuk © 2016 mirror.co.uk

Keluarga mengkremasi Mahendra dalam sebuah upacara tradisional Hindu yang dikelilingi oleh 25 teman-teman dan keluarga pada Minggu (6/11).

"Tidak ada orang yang menyangka ia akan meninggal. Dia baik-baik saja. Dia bahkan mengatakan 'Saya baik-baik saja Bu'. Suaranya masih terus terngiang. Cara dia memanggil saya. Saya hancur. Saya merasa semuanya sudah berakhir," kenang Sumitra, Ibu Mahendra.







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    75%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    25%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more