Brilio.net - Seorang ibu lazimnya tak akan membiarkan anaknya kelaparan apalagi sampai sakit. Namun apa yang dilakukan ibu berikut ini sungguh di luar akal sehat.

Vladislava Podchapko (20) tega meninggalkan dua orang anaknya yang masih balita di dalam apartemen tanpa makan dan minum selama 9 hari. Sadisnya lagi, hal itu ia lakukan agar bisa berduaan dengan kekasihnya.

ibu ini kurung dua anaknya dalam apartemen selama sembilan hari © 2016 mirror.co.uk

Dua anaknya yang diketahui bernama Anna (2) dan Daniil (23 bulan) itu terkurung di dalam kamar apartemen yang terletak di Kota Kiev, Ukraina. Saat pergi, Vladislava hanya meninggalkan sebatang lilin lalu mengunci kamar dan pergi.

Sebagaimana dilaporkan oleh laman Mirror, Jumat (9/12), nasib Anna dan Daniil sungguh tragis. Mereka benar-benar tak terurus dan kelaparan. Tetangganya mengaku sempat mendengar tangisan dan jeritan kedua bocah tersebut. Mereka pun sempat menelepon polisi, namun tak mendapat tanggapan.

Loading...

ibu ini kurung dua anaknya dalam apartemen selama sembilan hari © 2016 mirror.co.uk

Alhasil nasib kedua bocah malang itu baru diketahui setelah Vladislava balik ke apartemennya. Saat itu ia sudah menemukan Daniil dalam kondisi tak bernyawa. Sementara sang kakak, Anna dalam keadaan tak sadarkan diri dan sakit parah.

ibu ini kurung dua anaknya dalam apartemen selama sembilan hari © 2016 mirror.co.uk

Beruntung nyawa Anna masih dapat diselamatkan. Dokter yang merawatnya pun sangat terkejut saat melihat kondisi Anna.

"Gadis itu benar-benar habis, dia sangat lemah. Saat tiba di rumah sakit kita langsung menginfusnya. Kondisinya sekarang lebih baik, dan ia akan bertahan hidup. Kami mulai memberinya makanan padat," kata seorang dokter yang merawatnya.

ibu ini kurung dua anaknya dalam apartemen selama sembilan hari © 2016 mirror.co.uk

Sang ibu kini telah ditahan. Ia terancam hukuman yang serius karena telah menelantarkan anak-anaknya. Netizen di Ukraina sangat terkejut ketika mendengar kasus ini. Mereka benar-benar marah, dan berharap Vladislava dihukum mati.