Brilio.net - Perjuangan seorang ayah memang tak terlihat seperti layaknya ibu yang mengandung anak selama sembilan bulan. Tapi yakinlah, seorang kepala keluarga juga punya pengorbanan dan tanggung jawab yang sama besarnya, bahkan lebih. Demi kebahagiaan keluarga, ayah rela banting tulang siang dan malam kerja mencari nafkah. Padahal uang tersebut tak dinikmatinya seorang diri. Semuanya untuk istri dan anak.

Belakangan ini viral sebuah kisah perjuangan seorang ayah untuk anaknya. Sang ayah yang bekerja sebagai driver ojek online di Vietnam ini niatnya ingin membelikan hadiah untuk sang anak. Ia membelikan hadiah tersebut pakai uang hasil narik seharian. Tapi ternyata ia ditipu oleh penumpangnya yang memberikan uang palsu.

Dilansir brilio.net dari quiznhe.com, Rabu (26/6), dikisahkan bapak driver ojek online ini datang ke sebuah toko untuk membeli sepatu. Ketika ditanya penjaga toko, ia mengungkapkan kalau ingin membeli sepatu untuk anaknya. Disebutkan putrinya tersebut baru saja lulus ujian kelas 10. Sehingga kado ini ia beli untuk hadiah kelulusannya.

belikan hadiah driver ojek ditipu uang palsu © quiznhe.com-foto: quiznhe.com

Namun ketika membayar, seorang kasir mengatakan kalau uang yang diberikan oleh driver ojek ini merupakan uang palsu. Sehingga toko itu tidak dapat memproses pembeliannya dengan uang tidak sah.

Loading...

Usut punya usut, uang palsu itu sebelumnya ia dapatkan dari penumpangnya. Ia baru saja bolak-balik mengantar dua penumpang di bawah cuaca Vietnam yang saat itu bersuhu 40 derajat celcius. Dari dua perjalanan itu ia mendapat Rp 334 ribu. Nah, satu pecahan sebanyak Rp 300 ribu yang dibuat membayar di toko itu merupakan yang palsu.

belikan hadiah driver ojek ditipu uang palsu © quiznhe.com-foto: quiznhe.com

Ketika mendengar cerita dan pengakuan driver ojek yang malang ini, beberapa pegawai kemudian berdiskusi untuk membantu. Akhirnya mereka sepakat untuk patungan menggunakan uang pribadi membeli sepatu yang diinginkan oleh bapak ini untuk diberikan kepada anaknya. Akhirnya driver ojek online tersebut pulang ke rumahnya yang ada di dataran tinggi tidak dengan tangan kosong.

"Meskipun hadiahnya tidak luar biasa, tetapi dengan besar hati kami berharap akan kesehatanmu," ujar seorang karyawan kepada driver ojek online tersebut.