×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
PSBB belum optimal, Pemkot Tangerang perpanjang lagi pelaksanaannya

0

News

PSBB belum optimal, Pemkot Tangerang perpanjang lagi pelaksanaannya

Perpanjangan berlaku mulai 2 Mei hingga 15 Mei 2020.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Fajrin Raharjo

05 / 05 / 2020 15:20

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang akan diperpanjang. Perpanjangan berlaku mulai 2 Mei hingga 15 Mei 2020, demikian diumumkan oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah usai menggelar rapat bersama Forkopimda.

"Karena ini belum putus, ini belum putus rantai Covid-19 masih ada di kota Tangerang. Jadi ini makanya kita perpanjangan," ungkap Wali Kota di gedung Puspem.

Dalam penerapan PSBB kedua Pemkot menyiagakan tim reaksi cepat yang terdiri dari berbagai unsur dalam pemutusan rantai Covid-19.

"Tim reaksi cepat dalam penanganan pasien yang positif terutama untuk antisipasi kontak erat, karena di tenggarai yang terpapar yang terkena ini adalah kebanyakan dari kontak erat jadi akhirnya menularkan ke keluarga yang lainnya. Mekanisme ini mudah-mudahan akan lebih maksimal dalam memutus rantai Covid-19 di kota Tangerang," tegasnya.

"Akan ada perubahan skema pada masa perpanjangan PSBB." Ujarnya.

Loading...

Selain di jalan utama, lanjut Arief, check point akan dilaksanakan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian seperti pasar dan lokasi-lokasi yang menjadi area berjualan takjil selama bulan Ramadan.

Selain melakukan check point, pihak Pemkot Tangerang akan bentuk tim reaksi cepat pada penanganan warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

"Akan kami siapkan mekanisme penanganan pada warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 seperti keluarga dekat atau inti sehingga penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir," terang Wali Kota.

"Kemudian untuk aktivitas pada sektor industri akan diberlakukan skema baru pada saat jam masuk dan pulang di lokasi pabrik agar tingkat kepadatan pekerja berkumpul pada satu titik bisa berkurang mengingat harus melakukan social distancing," tutup Arief. (Fajrin)





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red