×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Terobosan baru, NASA bakal boyong helikopter ke planet Mars

0

News

Terobosan baru, NASA bakal boyong helikopter ke planet Mars

Ilustrasi helikopter yang akan dibawa NASA ke planet Mars nanti.

Sebuah metode baru untuk menjelajah dan mempelajari planet Mars tahun 2020 mendatang.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Fikri Alfathan

12 / 05 / 2018 20:01

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersiap mengirim helikopter ke Mars yang merupakan bagian dari misi tahun 2020 untuk menempatkan kendaraan penjelajah generasi baru di planet itu. "Mars Helicopter", menurut NASA nantinya akan diterbangkan dengan kendali jarak jauh, dirancang untuk terbang di dalam atmosfer tipis Mars dengan baling-baling ganda. Beratnya sekitar 1,8 kilogram dengan badan pesawat sebesar sofbol.

Desain dari helikopter ini tersusun rapat dan dapat masuk ke dalam Mars 2020 rover untuk berangkat ke Planet Merah ini. Setibanya di sana, helikopter ini akan menggunakan sel surya untuk mengisi baterainya dan akan beroperasi dengan bantuan pemanas mesin untuk melawan dinginnya temperatur planet Mars pada malam hari. Helikopter ini harus berhadapan dengan atmosfir planet Mars, maka dari itu helikopternya harus sangat ringan namun juga tetap kuat.

Terobosan baru, NASA bakal boyong helikopter ke planet Mars

Ilustrasi helikopter yang akan ditaruh oleh NASA di Mars nanti. Gambar ilustrasi oleh NASA.

Sesampainya di Mars, NASA berencana akan mencoba mengaktifkan helikopter baru ini dan akan menjalankan tes terbang selama 30 hari dengan lebih dari 5 penerbangan mencakup wilayah yang luas. "Kami tidak memiliki pilot dan jarak antara Bumi dan Mars akan mengakibatkan jarak antara pengendalian helikopternya dan helikopternya menjalankan perintah kendali dari kami akan terhambat selama beberapa menit, maka dari itu mengendalikan helikopter ini secara normal akan sangat mustahil." Maka dari itu helikopter ini harus terbang secara otomatis setelah mendapatkan instruksi dari Bumi. 

Jika gagasan ini berjalan dengan lancar, ini akan membuka terobosan baru penelitian umat manusia mengenai planet Mars karena akan ada gambaran planet Mars secara luas dari udara planet Merah ini. 

Source







Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red