×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Mengenal crab mentality dan 3 tips untuk menghindarinya

0

Kepribadian

Mengenal crab mentality dan 3 tips untuk menghindarinya

Foto: Kindel Media dari Pexels

Pernahkah kamu melihat seseorang yang merasa iri dengan orang yang sukses? Itu namanya crab mentality, lho. Apa itu?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Nanda Ahmad Arya Maulana

18 / 11 / 2021 11:36

Kesuksesan dan keberhasilan merupakan dua hal yang diinginkan oleh semua orang dan patut diapresiasi ketika seseorang mendapatkannya. Namun, pernahkah kamu melihat seseorang yang sulit melihat orang lain sukses? Atau bahkan merasa iri dan dengki? Ternyata ada istilahnya, lho. Istilahnya adalah crab mentality atau mental kepiting. Kenapa disebut crab mentality?

Sumber: Pixabay

Dilansir melalui Psychology Today, istilah ini diambil melalui eksperimen di mana kepiting diletakkan ke dalam ember. Ketika hanya ada satu kepiting di dalam ember, kepiting tersebut akan berhasil keluar dari ember. Beda halnya ketika banyak kepiting ada di dalam ember, kepiting akan saling menarik satu sama lain hingga tak ada yang berhasil keluar dari ember. Dari eksperimen inilah timbul istilah crab mentality di mana individu tidak suka dengan pencapaian orang lain, bahkan akan menghalangi seseorang untuk meraihnya.

"Crab mentality can be seen as a type of envy or hating and is sometimes referred to as tall poppy syndrome from the story of the Roman king Tarquin who was said to have cut the heads off the tallest poppies in his garden as a sign of his son that he should set about secretly assassinating those of achievement around him to ensure his success." (Livius, 2010)

Setiap individu pasti memiliki sifat kompetitif terhadap satu sama lain, tetapi sifat kompetitif yang berlebihan membuat orang dapat memiliki crab mentality.

Apa penyebab munculnya crab mentality? Faktor utamanya adalah pola pikir. Seseorang yang memiliki mental kepiting memiliki pola pikir yang tidak sehat dan menganggap jika orang lain tidak boleh mendapatkan sesuatu yang belum didapatkan olehnya. Dendam, iri, benci, malu, dan cemburu juga merupakan beberapa faktor lain yang menyebabkan mental kepiting.

Loading...

Sumber: Pixabay

Seseorang yang memiliki mental kepiting akan selalu berusaha menghalangi seseorang atau bahkan tak akan mengakui pencapaian orang lain melalui ejekan, komentar buruk, menakut-nakuti agar tidak melanjutkan usahanya, bahkan melalui bullying. Berdasarkan jurnal penelitian dari Hitit University Journal of Social Science Institute yang diterbitkan pada tahun 2019, seseorang yang memiliki mental kepiting akan lebih senang ketika meraih kesuksesan sendirian. Beberapa orang dengan crab mentality bahkan memiliki sifat tinggi hati hingga menganggap orang lain lebih rendah dari diri mereka. Tak ayal jika crab mentality akan membuat orang yang memilikinya akan merasa panik jika berada dalam tim yang "cerdas" dan bisa mengembangkan diri dengan baik.

Bagaimana cara menghindari crab mentality? Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar sifat kompetitifmu tidak membuat kamu memiliki mental kepiting.

1. Selalu memotivasi diri dan evaluasi diri.

Terkadang jika gagal dalam meraih sesuatu, kamu akan sedih dan kecewa. It’s normal, it is okay to be not okay. Akan tetapi, kalau kamu selalu stuck dalam keadaan tersebut, lakukan sesuatu. Motivasi diri untuk berubah dan memperbaiki kesalahan yang ada. Dengan hal tersebut, kamu akan mengetahui di mana letak kesalahan dan dapat melakukan hal yang lebih baik di kesempatan lain. Yang perlu kamu ingat adalah jangan sampai menyalahkan orang lain karena sering menyalahkan orang lain juga termasuk penyebab adanya crab mentality.

2. Gigih dan konsisten.

Ketika mengerjakan sesuatu, pasti ada suatu kondisi di mana kamu merasa down baik karena diri sendiri maupun orang lain. Terkadang kamu merasa progres yang kamu lakukan sangat lambat, sedangkan orang lain sudah mendapatkan hasil yang membuatmu iri. Itu merupakan hal yang salah, gunakan itu sebagai motivasi diri dan do your own work. Dengan hal itu, kamu akan lebih konsisten dengan apa yang kamu lakukan. Pastinya hasil yang kamu inginkan juga akan segera terwujud.

3. Berkumpul dengan circle yang suportif.

Dikelilingi oleh orang-orang yang suportif membuat dirimu selalu diliputi oleh perasaan positif. Orang yang suportif akan selalu mendukung apa yang kamu lakukan serta menyemangati ketika kamu gagal. Dengan cara-cara tersebut, kamu dapat terhindar dari yang namanya mental kepiting.

Crab mentality akan berdampak besar pada orang yang memilikinya, mereka akan selalu gelisah dan sulit rileks ketika melihat orang mencapai sesuatu. Crab mentality pun dapat menurunkan kepercayaan diri dan juga self-awareness karena lebih fokus terhadap pencapaian orang lain. Fokus pada diri sendiri dan pada apa yang kamu lakukan, jangan hiraukan apa yang menjadi penghambat untuk meraih apa yang kamu inginkan.

Source






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red