×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Lord Baden-Powell, Bapak Pandu Dunia yang menginspirasi

0

Sosok

Lord Baden-Powell, Bapak Pandu Dunia yang menginspirasi

Lord Robert Stephenson Smyth Baden-Powell, pendiri gerakan kepanduan dunia.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Kiel Lasut

01 / 03 / 2019 16:55

Lord Robert Stephenson Smyth Baden-Powell atau yang lebih dikenal dengan panggilan B-P (dibaca Bipi), singkatan dari Baden-Powell adalah tokoh pendiri Scouting movement atau gerakan kepanduan dunia yang saat ini memiliki anggota hampir di seluruh negara dengan jumlah anggota lebih dari 50 juta jiwa. Pada jumat 22 Februari lalu, para Pandu (sebutan untuk anggota kepanduan) memperingati Scout founder’s day yang merupakan hari kelahiran dari Lord Baden-Powell.

B-P (kanan) saat berbicara bersama regu Pandu, Circa 1930.

162 tahun yang lalu, tepatnya pada 22 Februari 1857 di Paddington, London, Inggris adalah hari kelahiran Chief Scout of the World atau Bapak Pandu Dunia. Sebagaimana yang dilakukan para Pandu memperingati kelahiran B-P, hal yang sama juga dilakukan oleh anggota kepanduan di Indonesia. Gerakan Pramuka organisasi kepanduan Indonesia yang memiliki anggota  lebih dari 20 juta jiwa, turut memperingatinya dengan meneladani sosok inspiratif seorang B-P.

Lord Baden-Powell merupakan tokoh yang menginspirasi dunia. Sebelum mendirikan organisasi kepanduan B-P adalah seorang anggota kesatuan militer Kerajaan Inggris dengan pangkat terakhirnya Letnan Jendral. Terlepas dari sosok tentara Kerajaan Inggris B-P merupakan orang yang berbudi baik, hal itu diwujud nyatakan ketika ia menggagas suatu organisasi bagi para pemuda, yang kini dikenal sebagai organisasi kepanduan.

Organisasi kepanduan lahir dari keprihatinan B-P terhadap para pemuda di zaman itu. Sekembalinya B-P dari Mafeking, ia berkeliling di sekitar London dan melihat banyak anak remaja yang terlibat dalam kenakalan remaja. Bahkan beberapa di antaranya sudah mengarah kepada tindak kriminalitas yang mencemaskan masyarakat sekitar. Maka hal itulah yang menjadi awal dari B-P untuk menggagas suatu kegiatan bermanfaat bagi para pemuda. Kegiatan bermanfaat gagasan B-P berlangsung sampai kini dan diterapkan oleh seluruh organisasi kepanduan dunia.

Loading...

Awalnya B-P menulis kembali buku Aids to scouting agar lebih sesuai untuk kaum muda saat itu, kemudian pada tahun 1907 di lepas pantai Dorset Pulau Brownsea B-P mengadakan perkemahan uji coba untuk mempraktikkan ide-ide dan gagasannya mengenai pendidikan nonformal bagi kaum muda dengan membawa 22 pemuda dalam perkemahan tersebut, beberapa merupakan anak kaya dari sekolah swasta dan beberapa juga anak pekerja yang berkecukupan.

Selama delapan hari, 22 pemuda itu dilatih kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, serta kekompakan dalam regu. Kepada mereka juga diajarkan keterampilan mencari jejak, mengirim pesan, mengamati hewan, bagaimana bertahan hidup di alam terbuka, bagaimana bisa mendeteksi keberadaan musuh tanpa ketahuan, mengenal tumbuhan yang bisa dimakan, pertolongan pertama pada kecelakaan dan kegiatan menarik lainnya.

Baden Powell membangkitkan patriotisme para pemuda melalui cerita-cerita pengalamanya sebagai tentara Kerajaan Inggris dan petualangannya di hutan belantara India dan Afrika. Selepas dari perkemhan itu ternyata kegiatan di Pulau Brownsea mendapat sambutan luas dari masyarakat dan Raja Edward VII. Sekaligus metode pendidikan kepanduan yang diterapkan dalam perkemahan pertama kali tersebut menjadi salah satu awal mula berdirinya organisasi kepanduan dunia.

Tahun lepas tahun, organisasi kepanduan dunia semakin berkembang pesat sampai pada 1920 diselenggarakanlah Jamboree dunia pertama dengan peserta sekitar 8.000 anggota Pandu dari 34 negara berkumpul di bawah kubah Olympia Hall London yang tertutup kaca dan berlantaikan bumi sehingga para anggota Pandu dapat mendirikan tenda mereka di sana. Ketika acara itu hampir berakhir, B-P diakui sebagai Chief Scout of the World, sebuah gelar yang dipegangnya sampai wafat.

Sembilan tahun kemudian, di Jambore Dunia ketiga, juga di Kerajaan Inggris, Pangeran Wales mengumumkan bahwa B-P akan diberi gelar kebangsawanan oleh Raja. B-P dianugerahkan gelar Lord Baden-Powell of Gilwell dari Kerajaan Inggris, dan Gilwell Park menjadi lokasi pusat pelatihan internasional yang telah ia dirikan untuk para anggota dewasa.

Di usianya yang sudah tua, kesehatannya semakin menurun dan B-P memutuskan kembali ke Afrika. Dan sampai pada 8 Januari 1941, di usia 84 tahun B-P meninggal dunia. Seorang pahlawan yang telah menginspirasi dunia melalui baktinya dalam membina dmuda untuk menciptakan dunia yang lebih baik lagi. B-P dimakamkan di Nyeri Kenya dengan batu nisan marmer diukir dengan lambang kepanduan dunia dan kata-kata, "Robert Baden-Powell, Chief Scout of the World".

Sebelum kematiannya, Baden-Powell telah menuliskan sebuah pesan bagi para Pandu yang akan dibaca setelah dia meninggal. Sepenggal kalimat akhir dari pesannya; '’Try and leave this world a little better than you found it”.






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red