Salah satu misteri yang sampai sekarang belum terpecahkan oleh peneliti atau dapat dijelaskan secara eksplisit adalah kematian. Tak ada seorang pun yang mengetahui kapan mereka meninggal dunia.Akan tetapi, anggapan bahwa tak ada yang dapat menerka kematiannya sendiri tidak selamanya benar 100 persen.

Banyak opini yang mengatakan bahwa sebelum meninggal biasanya orang itu sudah punya prediksi akan kematiannya. Mulai dari melakukan hal-hal yang gak biasa dan obrolan yang ngelantursehingga membuat orang di sekelilingnya bingung.

Berbeda dengan orang kebanyakan, entah sebuah kebetulan atau memang punya indera keenam,orang-orang ini dapat meramalkan kematiannya dan terbukti atau benar-benar terjadi.Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 orang yang terbukti berhasil meramalkan kematiannya sendiri.

1. Mikey Welsh, The Weezer.

Inilah 5 'ramalan kematian' yang terbukti menjadi kenyataan

Status Twitter (tweet) Mikey Welsh, sang bassist dari Band The Weezer sempat menjadi trending topic pada tahun 2011. Mikey berkata dirinya bermimpi bahwa ia akan meninggal di Chicago pada satu minggu kedepan. Dalam mimpinya itu, Mikey melihat dirinya sendiri mati akibat serangan jantung. Tepat seperti yang dikatakannya, seminggu kemudian Mikey meninggal di Chicago, di atas tempat tidur hotel tempat ia menginap.

2. Tafsir mimpi Sugar Ray Robinson, petinju kelas berat dunia.

Inilah 5 'ramalan kematian' yang terbukti menjadi kenyataan

Sugar Ray Robinson, seorang mantan petinju kelas berat dunia pernah mengurungkan niatnya untuk bertanding melawan Jimmy Doyle pada 25 Juni 1947. Sebab dalam mimpinya ia melihat Jimmy Doyle mati di atas ring akibat pukulan telak tangan kirinya. Berbagai cara ia lakukan agar pertandingan tinju ini dapat dibatalkan. Namun pihak promotor tinju membawa seorang Imam agama untuk meyakinkan Robinson agar tidak mempercayai mimpi aneh tersebut.

Robinson pun akhirnya setuju untuk mau bertanding. Di saat memasuki babak ke 8 pertandingan, pelipis kepala Jimmy terkena pukulan telak tangan kiri Robinson. Dia pun roboh tak sadarkan diri. Menyadari keadaan Jimmy yang bukan hanya sekadar pingsan, pihak promotor segera melarikan Jimmy ke rumah sakit, namun naas tak lama sesampainya di sana, Jimmy pun meninggal.

3. Ramalan Komet Halley yang berhubungan dengan kematian Mark Twain.

Inilah 5 'ramalan kematian' yang terbukti menjadi kenyataan

Mark Twain adalah seorang ahli sastra terkenal di Era 80an. Mark pernah berkata bahwa saat ia dilahirkan pada tahun 1835 bersamaan waktunya dengan kemunculan Komet Halley yang beredar setiap 75 tahun sekali. Saat ini usia ku 74 tahun berarti aku akan mati di umur 75 tahun tepat disaat kemunculan Komet Halley untuk kedua kalinya. Apa yang diucapkan oleh Halley ternyata menjadi kenyataan.Dirinya meninggal pada 21 April tahun 1910 dalam usia 75 tahun, bertepatan dengan kemunculan Komet Hallet di Bumi.

4. Momok menakutkan angka 13 bagi Arnold Schoenberg.

Inilah 5 'ramalan kematian' yang terbukti menjadi kenyataan

Begitu fenomalnya mitos menakutkan angka 13 seperti phobia yang dialami oleh Arnold Schoenberg. Pria yang dikenal sebagai pengarang lagu ini menganggap bahwa angka 13 adalah kutukan sial. Semua judul lagu yang diciptakannya pun tak ada yang berjumlah 13 huruf. Arnold juga meyakini bahwa ia akan meninggal di tahun dengan kelipatan angka 13.

Begitu ketakutannya Arnold, sampai ia mendatangi Dane Rudhyar, seorang ahli astronomi horoskop. Dane menasehati Arnold bahwa bukan kelipatan angka 13 yang seharusnya ia takuti, tapi jumlah umurnya jika angka depan dan belakang ditambahkan sama dengan 13. Seminggu kemudian sehabis diramal, Arnold meninggal pada tanggal 13 Juli 1951 disaat umurnya 76 tahun, yang bila dijumlahkan tepat seperti perkataan sang ahli astronomi, 7+6 = 13.

5.Prediksi kematian ahli matematika Abraham de Moivre.

Inilah 5 'ramalan kematian' yang terbukti menjadi kenyataan

Seorang ahli matematika tersohor bernama Abraham de Moivre dapat menggunakan rumus matematika untuk meramal kematian diri sendiri. Dia memprediksi secara ilmu sains bahwa tubuh manusia semakin bertambah usia akan semakin lemah. Begitupun waktu yang diperlukan untuk tidur dan beristirahat, bertambah 15 menit setiap harinya. Abraham yang sudah tua mulai menghitung perkiraan kapan waktunya ia meninggal. Dalam rumus ramalannya terhitung jika 15 menit berubah menjadi 24 jam, maka ia akan meninggal pada tanggal 27 November 1754. Ternyata analisis Abraham terbukti benar, ia meninggal tepat seperti prediksi yang dikatakannya.