×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Inilah 4 cara penularan virus HIV yang perlu diketahui

0

Kesehatan

Inilah 4 cara penularan virus HIV yang perlu diketahui

Banyak masyarakat yang keliru akan penyebab menularnya HIV/AIDS sehingga mereka cenderung menjauhi si penderita.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Dadang Supena

02 / 12 / 2019 14:36

 

 

Pada dasarnya HIV dan AIDS  merupakan dua hal yang berbeda, namun saling berkaitan. Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang memicu penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

HIV juga merupakan virus yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang secara drastis. Hal ini menyebabkan jenis virus, bakteri, dan infeksi lainnya akan lebih mudah menyerang tubuh penderita. HIV juga menyerang dan menghancurkan sel CD4 yang memiliki peran untuk melawan infeksi yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh kesulitan melawan infeksi dan kanker yang berhubungan dengan HIV.

Selain itu, perlu kamu ketahui juga bahwa HIV bukanlah virus yang dapat ditularkan melalui air liur, keringat, gigitan nyamuk, kontak fisik, atau berbagi toilet dengan penderita. Pasalnya, HIV sendiri tidak dapat bertahan di luar tubuh manusia dalam waktu yang lama.

Loading...

Berikut ini adalah empat faktor penyebab HIV beserta cara penularannya.

1. Hubungan intim.

Salah satu cara penularan HIV adalah melalui hubungan intim. Hal ini terjadi ketika cairan di dalam vagina ataupun sperma dari orang yang terinfeksi virus ini masuk ke dalam tubuh pasangannya.

Infeksi HIV ini dapat terjadi ketika melakukan hubungan intim melalui anal (dubur). Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui seks oral meskipun hal tersebut jarang terjadi. Penularan HIV melalui seks oral hanya akan terjadi apabila terdapat luka menganga di mulut penderita, seperti gusi berdarah atau sariawan.

2. Berbagi jarum suntik.

Berbagi jarum suntik yang sama dengan penderita HIV juga dapat meningkatkan risiko menularnya virus tersebut. Contoh penggunaan jarum suntik ini misalnya ketika menggunakan narkoba, zat adiktif (NAPZA), dan psikotropika.

Tak hanya itu, penyuntikan obat, hormon atau steroid pun dapat menyebabkan terjadinya infeksi virus HIV apabila jarum suntik digunakan secara bergantian. Hal ini disebabkan karena adanya darah pada jarum suntik dari pengguna sebelumnya yang terinfeksi HIV.

3. Transfusi darah.

Darah merupakan salah satu media yang dapat menularkan virus HIV. Virus tersebut dapat menular ketika seseorang mendapat donor darah dari penderita HIV.

4. Transplantasi organ tubuh.

Transplantasi organ tubuh memang merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Namun perlu kamu ketahui bahwa transplantasi organ memiliki risiko yang tinggi dalam penularan HIV. Hal ini disebabkan karena bisa jadi penerima donor mendapatkan organ dari orang yang terinfeksi virus HIV sehingga pertukaran cairan pada organ tersebut dapat menyebabkan infeksi virus HIV.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red