×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Bos 'pelindung' kamu resign? Simak 3 tips ini agar tak insecure

0

N/A

Bos 'pelindung' kamu resign? Simak 3 tips ini agar tak insecure

Foto: fauxels from Pexels

Tidak jarang dalam sebuah tim ada kecocokan dengan atasan, seperti bos yang seru. Lalu, apa yang harus kamu lakukan kalau sang bos resign?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Mirza Wardana

18 / 11 / 2021 11:55

Adanya bos "pelindung" bukan berarti kamu anak emas. Namun kecocokan antara atasan dan bawahan tentu menjadi poin plus dalam suatu pekerjaan.

Akan tetapi, kecocokan yang ada antara sang bos dengan tim memang terkadang jarang ditemui. Apalagi jika kamu mendapat bos baru saat bos lama kamu resign. Masalah akan muncul dalam kecocokan sistem kerja dan penilaian dengan hadirnya bos baru yang kamu pun belum tentu cocok.

Kekhawatiran yang muncul biasanya didasari atas berbagai persoalan sebagai berikut ini.

- Bos pengganti yang punya program-program baru yang belum tentu cocok dengan kemampuan kerja anak lama.

- Bos pengganti membawa "gerbong"-nya, yaitu karyawan baru dari tempat kerja lamanya, yang ditakutkan akan menggeser anak lama.

Loading...

- Bos pengganti tidak memiliki standar "pengertian" yang sama dengan bos sebelumnya.

Serta beragam alasan lain yang berhubungan dengan kekhawatiran kamu akan digantikan oleh orang baru. Lalu, apa yang bisa kamu lalukan untuk mengatasi berbagai kekhawatiran tersebut?

1. Tetap berpikir positif.

Belum tentu bos baru itu "sulit". Ia pun memiliki tekanan yang sama untuk bisa "bergabung" dengan tim. Bos baru pasti punya suatu target tertentu, di mana target itu akan tercapai kalau dia bisa mempersatukan tim. Sikap saling terbuka akan sangat membantu proses adaptasi yang ada.

2. Lakukan penelusuran keberhasilan bos pengganti.

Karena adaptasi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, coba lakukan penelusuran atas keberhasilan sang bos pengganti. Dengan memahami tipe keberhasilan dan strategi yang biasa ia jalankan, paling tidak kamu paham bagaimana harus bersikap dan beradaptasi dengan kemungkinan sistem kerja yang akan berjalan.

3. Punya aktivitas ekstra yang menghasilkan uang tambahan.

Kekhawatiran akan hadirnya bos baru ini pada dasarnya adalah hadir karena kamu merasa insecure akan digeser atau digantikan. Kalau kamu sebelumnya sudah punya aktivitas penghasilan tambahan, rasa insecure ini akan jauh berkurang kadarnya. Oleh sebab itu, untuk menambah percaya diri kalau semuanya akan baik-baik saja, milikilah aktivitas tambahan itu, seperti misalnya usaha atau berinvestasi online.

Membangun kecocokan memang tidak mudah, tapi kalau memang kantor tempat kamu bernaung ini masih menjanjikan, beradaptasi dengan perubahan tidak bisa dihindarkan. Semangat!






Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red