×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Begini akhir cerita Butet sebelum gantung raket di dunia Badminton

0

Olahraga

Begini akhir cerita Butet sebelum gantung raket di dunia Badminton

Indonesia raih 1 gelar, Lilyana menutup karier dengan menjadi runner-up.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Septian Yudho Rinaldi

28 / 01 / 2019 10:34

Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir hanya mampu menjadi runner-up pada ajang Indonesia Masters Super 500 setelah dikalahkan unggulan pertama sekaligus ganda campuran terbaik dunia saat ini asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, Minggu (27/01/2019). Owi/Butet, sapaan akrab dari Tontowi/Lilyana, yang mendapatkan dukungan penuh dari para penonton yang hadir di Istora Senayan kalah dengan tiga game, 21-19 19-21 16-21. Ini juga menjadi laga penutup dari Butet karena ia memutuskan untuk gantung raket. 

Owi/Butet menjadi runner-up Indonesia Masters Super 500

Namun, hasil tersebut tidak lantas menjadi mengecewakan karena di usianya yg sudah mencapai 33 tahun, Butet masih mampu untuk menampilkan permainan terbaiknya. Terlebih, dengan segudang prestasinya, mulai dari juara Sea Games, juara dunia, hingga puncaknya mampu meraih emas Olimpiade Rio 2016 di sektor ganda campuran bersama Tontowi Ahmad. Butet merupakan satu dari sedikit pemain putri badminton yang mempunyai rekam jejak paling gemilang di Indonesia, bahkan dunia.

Marcus/Kevin menjuarai Indonesia Masters Super 500

Sementara itu, Indonesia berhasil meraih satu gelar dari sektor ganda putra setelah terjadi all-Indonesian final. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mampu menghempaskan seniornya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan dua game langsung, 21-11 21-17. Marcus/Kevin berhasil mempertahankan gelar mereka dan ini merupakan gelar kedua mereka di tahun 2019 setelah minggu lalu mereka juga menjuarai ajang Malaysia Masters Super 500. 

Loading...

Kejutan terjadi di sektor tunggal putra. Kento Momota yang diprediksi akan menjadi juara, harus mengakui keunggulan lawannya yang tidak diunggulkan. Setelah mampu mengalahkan 3 wakil Denmark dari babak 32 besar hingga semifinal, kali ini Momota gagal mengalahkan wakil Denmark lainnya, Anders Antonsen. Momota menyerah setelah bermain tiga game, 16-21 21-14 16-21. Ini menjadi gelar perdana Antonsen di ajang Indonesia Masters Super 500.

Dari sektor ganda putri, sesuai prediksi, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi mampu mengandaskan perlawanan ganda putri Korea, Kim So Yeong/ Kong Hee Yong dengan dua game langsung 21-19 21-15. Di sektor tunggal putri, Carolina Marin yang menghadapi Saina Nehwal, harus mundur saat kedudukan 10-4 karena mengalami cedera. Hal ini membuat pebulutangkis asal India tersebut meraih gelar juara Indonesia Masters Super 500 setelah hanya bermain 10 menit.

Source





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red