×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
5 Hal ini justru merusak keseruan reuni, mana yang pernah kamu lakuin?

0

News

5 Hal ini justru merusak keseruan reuni, mana yang pernah kamu lakuin?

Tahu nggak sih kadang ada perilaku kita yang kurang menyenangkan di tengah pertemuan kembali dengan kawan lama.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Sinta Wahyuni

04 / 05 / 2018 14:26

Pati senang rasanya bertemu dengan kawan lama setelah hilang kontak dalam waktu yang tak singkat. Nah, jangan sampai momen kebersamaan ini justru jadi hambar karena perilakumu yang tak menyenangkan seperti berikut ini.

1. Nostalgia yang berlebihan.

Boleh saja sih mengenang masa lalu. Apalagi jika itu adalah hal-hal baik yang akan mengeratkan sebuah hubungan. Di antara sahabat baik yang bertemu kembali tentu masa lalu menjadi cerita paling seru. Sedangkan bagi dua insan yang pernah menjalin kasih, bertemu kembali merupakan awkward moment. Atau malah menumbuhkan kembali bibit-bibit yang pernah disemai dalam hati. Ini tidak buruk untuk mereka yang sama-sama masih sendiri, namun bagi yang sudah memiliki pasangan, sebaiknya membatasi diri untuk sekedar mengundang 'cie cie ...' dari teman yang lain. Jangan sampai kenangan kalian membahayakan hubungan yang sudah ada.

2. Menonjolkan diri sendiri.

Apakah temanmu merespon dengan baik semua ceritamu? Perhatikan juga reaksi mereka. Jangan-jangan mereka bosan mendengar kamu sibuk bercerita tentang diri sendiri dan kurang antusias pada temanmu. Bercerita tentang temanmu yang kamu lihat di masa lalu akan membuat mereka merasa diingat dan punya tempat bagi persahabatan kalian.

Loading...

3. Membeda-bedakan teman.

Senangnya bertemu teman yang dulu paling dekat dengan kita. Apalagi dia tak kalah seru ketika bercerita tentang kita. Namun jangan sampai karena hal itu ada teman kita yang merasa terabaikan. Apalagi tersisihkan dan tidak dianggap. Entah karena paling jelek, bodoh atau nakal. Tetapi itu dulu, sekarang bisa saja ceritanya sudah berbeda. Kita tak mau kan, anak keturunan kita mengalami hal serupa?

4. Bercanda yang kebablasan.

Teman memang partner yang paling cocok untuk diajak bercanda, berbeda dengan hubungan lain yang tak bisa membahas hal remeh temeh secara sembarangan. Teman memang tempat untuk tertawa dan menggila bersama. Hanya saja, bercanda ada batasnya. Seseorang dikatakan dewasa jika ia telah tahu batas boleh dan tidak boleh dilanggar dalam berbicara. Dan lagi, setelah sekian lama bukankah kita sudah bukan kanak-kanak lagi seperti saat itu?

5. Baper berlebihan.

Hmmm ... ada yang bercanda kebablasan, namun ada juga yang baper berlebihan. Sedikit saja tidak berkenan di hati, sikap atau omongan teman yang salah atau meleset, diseriusi. Akhirnya jadi sakit sendiri. Ayolah, kadang orang memang suka lepas kontrol ketika terlalu gembira. Dibawa santai aja ya kan?





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave red