×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google

0

Cinta

5 Alasan kenapa tidak ada putus yang baik-baik saja

Percayakah kalian bahwa putus baik-baik itu ada?

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Febri Dwi Cahya Gumilar

17 / 09 / 2017 15:21

 ‘Aku sama dia putus baik-baik, kok’

Pernah tidak sih, kita mendengar kalimat pembelaan seperti di atas?

Dalam sebuah hubungan, pasti selalu ada masa-masa indah yang dimiliki oleh kedua belah pihak. Bahkan terkadang, masa-masa indah itu sangat sulit sekali untuk dilupakan dalam jangka waktu tertentu. Berdua bersama menyusuri taman kota, menikmati malam minggu berdua tanpa peduli orang-orang sekitar, kejutan-kejutan di anniversary pacaran, dan lain sebagainya.

Di dalam setiap hubungan, pada akhirnya akan menemui titik putus. Dan pada setiap hubungan yang putus, pasti menyimpan rasa patah yang susah untuk dielakkan. Entah itu hanya untuk satu pihak, ataupun juga untuk kedua belah pihak. Oleh karena itu, berikut adalah 5 Alasan Kenapa Tidak Ada Putus yang Baik-Baik.

1.     Hari Pertama Putus adalah yang Paling Sakit

Putus Hubungan

Dalam setiap hubungan yang kandas, entah bagaimana caranya, selalu menghadirkan rasa sakit yang mendalam oleh kedua belah pihak. Biasanya pada hari pertama putus, setiap orang akan merasakan hal berbeda dalam hidupnya.

2.     Masih Adanya Saling Sindir

Ada banyak orang yang mengaku bahwa putus hubungannya dengan mantan adalah keputusan terbaik, tetapi mereka masih terus-terus menyindir antar satu sama lainnya.

3.     Sudut Pandang yang Berbeda

Sudut Pandang Berbeda

Setiap hubungan yang putus memiliki sudut pandang lain yang bisa diceritakan oleh kedua belah pihak. Bisa saja pihak perempuan menganggap bahwa putusnya hubungan dilandaskan karena ulah pihak lelaki, pun juga sebaliknya. Itulah yang membuat putus tidak pernah baik-baik saja.

4.     Masih Ada Air Mata

Source : Ruach.com

Secara jelas, alasan kenapa putus tidak pernah bisa baik-baik saja adalah karena air mata masih mengucur deras menyusuri pipi ketika keputusan tersebut dibuat.

5.    Masih Ada Rasa Risih Ketika Mendengar Nama Mantan

Mungkin kita pernah melihat ada teman atau mungkin kita sendiri yang merasa aneh atau risih ketika nama mantan diucapkan di depan muka kita. Entah dari penyebutan nama tersebut akan memunculkan kenangan, kebencian, atau rasa tidak terima atas keputusan yang dibuat. Namun yang jelas, itu pertanda bahwa putus tidak pernah bisa baik-baik saja.

Nah, itulah 5 Alasan Kenapa Putus Tidak Pernah Bisa Baik-Baik Saja. Setelah membaca artikel di atas, apakah kalian masih bisa menyebut bahwa hubungan kalian putus secara baik-baik saja? Coba pikirkan.




Social media banner
Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    100%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE