Brilio.net - Bagi kamu yang suka mengonsumsi makanan kemasan atau cepat saji, pasti sudah tidak asing dengan Monosodium Glutamat atau lebih dikenal sebagai MSG. Zat ini berupa kristal halus mirip garam yang bisa membuat hidangan terasa lebih gurih dan sedap. MSG sendiri terbuat dari campuran sodium dan asam glutamat.

Mengonsumsi MSG hingga saat ini memang masih menjadi pro dan kontra. Pasalnya banyak yang menganggap penyedap rasa ini berbahaya bagi kesehatan.

Namun, hal itu ditampik oleh Ketua Umum PDGKl (Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia, Prof DR Dr Nurpudji A Taslim, MPH, SpGK(K), yang menyatakan bahwa glutamat atau MSG tidak berbahaya untuk kesehatan, asal digunakan sesuai takaran.

"Selama digunakan sesuai porsinya, MSG tidak berbahaya. Takaran amannya 10 miligram per kilogram berat badan," ujar Prof Nurpudji kepada media di Jakarta.

Prof Pudji memberikan contoh, jika berat badan seseorang sekitar 60 kg, maka takaran yang aman yaitu sekitar 6 gram atau satu sendok teh per hari. Menggunakan MSG dalam porsi yang tepat dan seperlunya, tentu membuat tubuh tetap sehat dan tidak perlu dikhawatirkan bahwa MSG tersebut memberikan efek negatif terhadap kesehatan.

Ia juga menambahkan ada dampak buruk yang bisa dialami oleh seseorang yang terlalu berlebih mengonsumsi MSG, seperti memengaruhi kondisi jantung, tekanan darah, serta penyakit degeneratif semakin tinggi jika makan dengan berlebih. Semua penyakit, termasuk ketika mengalami gangguan hati berat.

"Semua yang mengandung natrium harus dihindari, bukan cuma MSG. Apapun itu yang kita konsumsi secara berlebih pasti dampaknya buruk, apalagi MSG," pungkasnya.