1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
28 Juni 2017 06:30

Ini masjid tertua di Jepang yang selamat dari gempa bumi besar 1995

Banyak fakta unik dari masjid ini yang bikin kamu pengen wisata religi ke sana. Karina Ayu Pradita

Brilio.net - Mendengar kata Jepang, yang ada di benak kita tentulah bunga sakura, dan inovasi-inovasi masyarakatnya yang terkadang keren, tapi terkadang juga nyeleneh. Selain dikenal sebagai negara yang kental akan budaya manga dan animenya, rupanya Jepang juga kaya akan sejarah. Seperti yang ada di salah satu daerah di Jepang berikut ini.

Kobe adalah ibu kota Prefektur Hyogo dan merupakan salah satu pelabuhan besar Jepang bersama dengan pelabuhan-pelabuhan di Yokohama, Osaka, Nagoya, Hakata, dan Tokyo. Kobe terletak di wilayah Kansai di Jepang, di Prefektur Hyogo di sebelah barat daya Osaka.

Kota ini adalah salah satu kota pertama Jepang yang membuka perdagangan kepada Barat pada tahun 1868. Kota pelabuhan yang kosmopolitan ini mempunyai sekitar 45.500 penduduk asing dari lebih dari 100 negara.

BACA JUGA :
11 Foto transformasi Masjid Baiturrahman Aceh, mirip Masjid Nabawi


Di kota pelabuhan ini pernah dibangun sebuah masjid tertua di Jepang, yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Bahkan, saat gempa bumi besar Hanshin mengguncang kota Kobe di pagi hari tanggal 17 Januari 1995, masjid yang disebut sebagai Masjid Kobe tersebut tetap berdiri kokoh. Gempa berkekuatan 7,2 skala Richter sendiri tersebut memakan korban 6.433 orang tewas dan membuat 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

BACA JUGA :
4 Masjid di Tanah Air ini dibangun sebagai hadiah untuk orang spesial

Dilansir brilio.net dari matcha-jp.com, Minggu (25/6), Masjid Kobe ini merupakan masjid pertama dan tertua di Jepang yang dibangun pada tahun 1935. Pembangunannya menggunakan uang hasil sumbangan komunitas Muslim kala itu yang tinggal di Kobe. Masjid ini juga selamat saat pemboman yang terjadi di Perang Dunia 11 tahun 1945.

Masjid Kobe ini terletak tepatnya di Kitano, Chuoku, Kobe. Bangunan masjid sendiri terdiri dari beberapa bagian, yaki menara dengan balkon yang terletak di sebelah kanan masjid yang disebut Minaret, bagian kiri atas yang disebut Dome atau kubah masjid, bagian utama, dan bagian luar sisi kiri masjid yang digunakan untuk tempat parkir.

Masjid yang juga sering digunakan untuk acara Ijab Qabul pernikahan muslim ini memiliki perpustakaan kecil tentang agama Islam dalam bahasa Jepang. Untuk mengunjungi masjid yang satu ini, kamu harus melakukan reservasi terlebih dahulu melalui telepon. Kamu pun tidak boleh datang berkunjung pada hari Jumat dari pagi hari hingga pukul 13.30.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags