1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
2 Juli 2020 21:22

Bacaan sholawat fatih beserta keutamaan bagi Muslim yang membacanya

Membaca sholawat sesering mungkin akan membantu setiap hamba lebih mengingat kebesaran Allah. Shofia Nida
foto: freepik

Brilio.net - Seorang Muslim yang membaca sholawat kepada Nabi Muhammad sama seperti memohon atau berdoa kepada Allah untuk Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam agar selalu dilimpahkan keberkahan dan keselamatan.

Sholawat merupakan bentuk cinta seorang Muslim kepada Rasulullah. Membaca sholawat sesering mungkin akan membantu setiap hamba untuk lebih dekat dan senantiasa mengingat akan kebesaran Allah.

BACA JUGA :
Bacaan sholawat nariyah beserta keistimewaannya, mudah dihafalkan


Segala bentuk sholawat yang dilantunkan oleh umat Islam akan membuatnya dicintai oleh Nabi Muhammad. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (2/7), pada dasarnya tujuan kita membaca sholawat adalah agar di akhirat nanti kita mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Dalam Alquran surat Al Ahzab ayat 56, Allah berfirman:

Innallaaha wa malaa'ikatahu yusalluna 'alan-nabiyy, yaa ayyuhallaziina aamanu sallu 'alaihi wa sallimu tasliimaa

BACA JUGA :
Manfaat membaca sholawat bagi umat muslim, bagus dibaca setiap hari

Artinya:

"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Salah satu sholawat yang cukup populer di kalangan umat Muslim adalah sholawat fatih. Sholawat ini dibuat oleh Al-'Arif al-Kabir Sayyid Muhammad al-Bakri. Menurutnya, Sholawat al fatih disebut sebagai sholawat pembuka pintu 'arsy atau dapat membantu menghapus dosa dan mempermudah masuk surga.


Bacaan Sholawat Fatih, Arab, Latin, dan Terjemahan

Allaahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinil Faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa, wan naashiril haqqaa bil haqqi, wal haadii ilaa shiraatin mustaqiim. Shallallaahu 'alayhi, wa 'alaa aalihii, wa ashhaabihii haqqa qadrihii wa miqdaarihil 'azhiim.
Artinya:

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung."


Hukum Sholawat Fatih

Sholawat fatih berasal dari Ahmad at-Tijani. Diceritakan bahwa beliau mengaku pernah bertemu Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi wa Sallam, dan nabi mengajarkannya untuk melakukan sholawat al fatih.

At-tijani berkata:

"Kemudian (Nabi shallallahu alaihi wasallam) memerintah aku untuk kembali kepada shalawat Al-Fatih ini. Maka ketika beliau memerintahkan aku dengan hal tersebut, akupun bertanya kepadanya tentang keutamaannya. Maka beliau mengabariku pertama kalinya bahwa satu kali membacanya menyamai membaca Alquran enam kali. Kemudian beliau mengabarkan kepadaku untuk kedua kalinya bahwa satu kali membacanya menyamai setiap tasbih yang terdapat di alam ini dari setiap dzikir, dari setiap doa yang kecil maupun besar, dan dari Alquran 6.000 kali, karena ini termasuk dzikir."

Sholawat ini kemudian diamalkan oleh beberapa ulama (khususnya para penganut Nadhlatul Ulama) hingga saat ini.

Namun demikian, beberapa ulama lain berpendapat sholawat fatih sebagai bid'ah sebab sholawat ini tidak pernah dipraktikkan oleh sahabat Rasul dan tidak ada hadits shahih yang mendukungnya.

Menurut Abdur Rauf dalam Minhaj Al-Firqh An-Najiyah dan Mahabbatur Rasul, sholawat ini merupakan kekafiran yang nyata karena menganggap perkataan manusia lebih afdhal daripada firman Allah Azza Wajalla.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags